- Konflik global mengancam pasokan BBM, memicu lonjakan penjualan mobil listrik secara signifikan di Indonesia.
- Lonjakan adopsi EV berisiko memindahkan masalah dari krisis BBM menjadi krisis infrastruktur listrik nasional.
- Pembelian EV dinilai menguntungkan untuk jangka panjang, namun tidak perlu panic buying saat ini.
Lantas, apakah Anda perlu ikut-ikutan panic buying sekarang juga? Sebenarnya tidak perlu sebegitunya. Selama pasokan minyak dari jalur Timur Tengah masih bisa diamankan oleh pemerintah, situasi dalam negeri akan tetap terkendali.
Namun, tidak ada ruginya juga jika Anda memang sudah berencana meminang tunggangan tanpa knalpot tersebut.
Ekosistem Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di kota besar kini semakin menjamur. Pasokan listrik relatif stabil, dan garansi baterai dari pihak pabrikan juga sangat menguntungkan konsumen jangka panjang. Secara hitung-hitungan bulanan, pengeluaran Anda dipastikan jauh lebih hemat dibandingkan mampir ke pom bensin.
Di balik kelamnya konflik geopolitik saat ini, ada satu hikmah besar yang bisa kita petik. Akselerasi elektrifikasi berjalan lebih cepat dari jadwal. Langit kota-kota besar perlahan bisa bernapas lega dengan hilangnya polusi dari kendaraan lawas konvensional. Armada bus Transjakarta perlahan beralih ke tenaga baterai, dan volume kendaraan pembakaran dalam mulai menyusut.
Hanya satu hal yang mungkin masih menjadi sandungan di tengah kampanye udara bersih ini: tren "cumi darat". Selama fenomena modifikasi mobil diesel yang menyemburkan asap hitam pekat itu masih dianggap keren di jalanan, rasanya perjuangan jutaan pengguna electric vehicle untuk membersihkan udara jadi terasa ironis. Bagaimana menurut Anda?
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 6 Sunscreen Moisturizer Terbaik untuk Anti Aging, Kulit Kencang dan Bebas Kerutan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Terpopuler: Mengenal KKB The Elite Program Cicilan Mobil Ringan, Harga Motor VinFast
-
Honda Luncurkan SUV Hybrid Baru Sekaliber CR-V, Mending Mana?
-
Daftar Daerah yang Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan
-
Astra UD Trucks Tegaskan Komitmen pada Kelestarian Lingkungan di Boja Farm
-
Menanti Hasil Investigasi Kecelakaan Maut Taksi Green SM, VinFast Indonesia Berdalih Entitas Berbeda
-
Perpanjang Masa Pakai Baterai Kendaraan Listrik, Peneliti Kembangkan AI Mutakhir
-
Misi Pebalap Muda Indonesia Muhammad Kiandra Jelang Debut Moto3 Junior di Spanyol
-
Usai Gagal Merger dengan Honda, Ini 3 Strategi Nissan untuk Bangkit
-
Jakarta-Bali Tanpa Pusing Isi BBM? Membedah Gila-gilaan Jarak Tempuh Teknologi Mobil BYD DM
-
Nissan Tertarik Gelontorkan Mobil Murah tapi Bukan EV