- Komisi VII DPR RI melakukan kunjungan kerja ke QJMotor Manufacture Indonesia untuk meninjau investasi dan pengembangan industri otomotif.
- Ketua Komisi VII menekankan pentingnya penerapan TKDN guna memperkuat kemandirian serta nilai tambah industri manufaktur otomotif nasional.
- QJMotor berkomitmen meningkatkan TKDN, menyerap tenaga kerja lokal, dan menjadikan Indonesia sebagai basis produksi strategis di Asia Tenggara.
Suara.com - QJMotor Manufacture Indonesia sebagai produsen resmi QJMOTOR di tanah air menerima kunjungan kerja dari Komisi VII DPR RI. Agenda ini menjadi langkah strategis untuk meninjau kesiapan investasi serta arah pengembangan industri otomotif nasional yang berdaya saing global.
Pertemuan tersebut sekaligus membahas berbagai isu krusial mulai dari peningkatan nilai investasi hingga penguatan rantai pasok dalam negeri.
Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Pertaunan Dulay menekankan pentingnya penerapan Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN. Hal ini dianggap sebagai fondasi utama dalam membangun industri otomotif yang mandiri dan berkelanjutan di Indonesia.
“Kami mendorong agar setiap investasi di sektor manufaktur tidak hanya berorientasi pada pasar, tetapi juga mampu meningkatkan nilai tambah dalam negeri melalui implementasi TKDN yang terukur dan bertahap,” ujar Saleh, Kamis (9/4/2026).
Manajemen QJMotor Indonesia merespons positif arahan tersebut dengan menyiapkan roadmap peningkatan TKDN secara bertahap.
Langkah ini dilakukan seiring penguatan kapasitas produksi dan pengembangan mitra lokal. Perusahaan juga menonjolkan kekuatan teknologi manufaktur modern dengan standar pengendalian kualitas kelas dunia yang didukung transfer teknologi dari jaringan global mereka.
Fokus perusahaan tidak hanya pada mesin namun juga pada pengembangan sumber daya manusia.
Factory Division Head QJMOTOR Manufacture Indonesia, Bintang menjelaskan bahwa fokus mereka mencakup penyerapan tenaga kerja lokal dan transfer pengetahuan antara pusat QJMOTOR di China dengan talenta dalam negeri.
Di sisi lain, dukungan penuh juga datang dari Kementerian Perindustrian yang berkomitmen mengawal pertumbuhan industri otomotif.
Baca Juga: Kontroversi Impor Mobil India Rp 24 Triliun Saat Pabrik Lokal Sedang Nganggur
Dirjen ILMATE Kementerian Perindustrian Republik Indonesia Setia Diarta memberikan pernyataan mengenai peran pemerintah dalam pertumbuhan ini.
“Kemenperin selaku salah satu regulator Perindustrian Indonesia akan selalu mengawal pertumbuhan dan perkembangan pihak industri di Indonesia agar nantinya tumbuh sesuai dengan harapan Pemerintah Indonesia, termasuk penerapan TKDN dan SNI,” ungkap Setia Diarta.
Melalui sinergi antara pemerintah dan pelaku industri QJMotor Indonesia optimis mampu menjadi basis strategis pengembangan motor di kawasan Asia Tenggara sekaligus menggerakkan ekonomi nasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Terpopuler: Mobil Nissan Penantang HR-V, Pesona Motor Mirip Harley-Davidson
-
Sering Diabaikan! Begini Cara Merawat Rem Motor
-
Apa Beda Lis Biru di Bawah vs Samping pada Pelat Mobil Listrik? Berikut Faktanya
-
Pesona Suzuki Smash 2026: Fiturnya Humble tapi Disukai Pengoprek Balap
-
Nissan Siapkan Pesaing Honda HR-V dan Hyundai Creta: Mesin 1300cc Pakai Turbo
-
Modal Chery Q Jawab Kecemasan Calon Pengguna Mobil Listrik di Indonesia
-
Harga Mobil Listrik VinFast VF 8 Terjun Bebas, Fitur Krusial Apa Saja yang 'Disunat'?
-
Punya Dana Mulai 40 Juta? Ini 6 MPV 7 Penumpang Bermesin 'Badak' yang Pantang Masuk Bengkel
-
4 Motor Cruiser Mirip Harley-Davidson tapi Murah 2026, Mulai Rp30 Jutaan
-
Skutik Entry Level Rasa Premium: Transformasi Total Yamaha Mio 2026, Cukup Buat Jegal Honda Vario?