- Sopir bus AKAP sering menggunakan lampu sein sebagai alat komunikasi darurat untuk kendaraan belakang.
- Sein kanan menyala berarti lajur kiri terhalang, sedangkan sein kiri menandakan ada kendaraan berlawanan.
- Aman membuntuti bus yang aktif memberi kode sein, hindari bus yang melaju tanpa isyarat.
Suara.com - Saat berpapasan dengan bus AKAP di malam hari, banyak pengendara yang tidak menyadari bahwa kedipan lampu sein menyimpan sebuah kode rahasia. Kode dari sopir bus ini sangat krusial untuk memandu keselamatan kendaraan kecil yang mengekor di belakangnya.
Di dunia transportasi lintas kota, permainan lampu sein bukan sekadar pemanis atau pelengkap standar kendaraan, melainkan sebuah "bahasa aspal" yang disepakati secara tak tertulis oleh para pengemudi berpengalaman.
Saat membelah gelapnya jalur antar provinsi, sopir bus sering bertindak sebagai pemandu jalan atau pathfinder bagi kendaraan yang membuntutinya.
Bagaimana cara membaca komunikasi ini? Bahasa isyaratnya cukup sederhana namun vital.
Ketika bus sedang melaju di lajur kanan dan lampu sein kanan terus dibiarkan berkedip, ini adalah peringatan tegas bagi kendaraan di belakang.
Isyarat tersebut berarti terdapat rintangan atau kendaraan yang berjalan lebih lambat di lajur kiri. Pengemudi di belakang dilarang keras memotong dari sebelah kiri karena risiko tabrak belakang sangat tinggi.
Sebaliknya, kondisi paling menegangkan adalah ketika bus berada di lajur kanan (sedang menyalip) namun tiba-tiba menyalakan sein kiri.
Ini adalah alarm tanda bahaya. Sopir bus menginformasikan bahwa dari arah berlawanan ada kendaraan yang melaju.
Kendaraan yang mengekor harus segera bersiap masuk kembali ke lajur kiri bersama bus tersebut agar terhindar dari benturan frontal atau adu kambing.
Baca Juga: 7.131 Bus Ditemukan Tak Layak Jalan Saat Mudik Lebaran
Namun, muncul satu pertanyaan penting bagi pengguna mobil penumpang. Secara teknis, mengekor kendaraan besar membuat visibilitas ke depan menjadi nol (blind spot total). Lalu, apakah aman terus-terusan membuntuti bus di jalur malam?
Jawabannya sangat bergantung pada karakter pengemudi bus tersebut. Selama bus yang dibuntuti secara konsisten memberikan kode lampu sein, posisi Anda relatif aman.
Sopir yang rajin berkomunikasi lewat lampu menandakan ia sadar akan kehadiran Anda di belakang dan bertanggung jawab membuka jalan. Ia memastikan manuvernya tidak akan mencelakakan kendaraan yang mengekor.
Kondisi sebaliknya justru sering menjadi petaka. Tidak jarang ada pengemudi bus yang bermanuver agresif, menyalip sana-sini tanpa sekalipun menyentuh tuas lampu sein.
Jika Anda bertemu dengan karakter driver yang bablas tanpa basa-basi seperti ini, langkah paling bijak adalah segera kurangi kecepatan dan menjauh.
Memaksakan diri membuntuti bus yang "bisu" isyarat sama saja menyerahkan nyawa pada keberuntungan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Update Harga Motor Listrik Polytron Fox 200 April 2026, Punya Fitur Anti Emak-emak
-
6 Mobil Listrik Mirip Alphard, Kabin Lega dan Nyaman untuk Keluarga
-
Bedah Isi Garasi Liliek Prisbawono, Hakim MK Baru Pengganti Anwar Usman, Tak Sampai Rp1 Miliar
-
Intip Kekayaan Bupati Tulungagung Gatut Sunu yang Kena OTT KPK, Ada 21 Tanah dan 17 Kendaraan
-
Yadea OSTA Motor Listrik Jarak dengan Jarak Tempuh 150 KM yang Cocok untuk Harian
-
Changan Deepal S05 REEV Adopsi Desain Sayap Pesawat Luar Angkasa ke Mobil
-
Isuzu GIGA FVM Jadi Solusi Logistik Modern Hasil Kolaborasi IAMI dan MODA di GIICOMVEC 2026
-
PHK di Industri Kendaraan Niaga Indonesia Segera Terjadi Jika Impor Truk China Tak Dibatasi
-
Percepat Elektrifikasi Otomotif Nasional, Prabowo Diapresiasi Pekerja Pabrik
-
Investasi yang Fokus Pada Keselamatan Kunci Efisiensi Operasional Armada Logistik