- Kebakaran melanda gedung parkir fasilitas BYD di Pingshan, Shenzhen, pada Minggu dini hari tanpa menimbulkan korban jiwa.
- Api menghanguskan kendaraan uji dan unit bekas, namun tidak merusak jalur perakitan utama maupun operasional pabrik.
- Manajemen BYD memastikan aktivitas produksi tetap berjalan normal dan pengiriman unit ke pasar global tidak terganggu.
Suara.com - Kebakaran melanda salah satu fasilitas milik raksasa otomotif BYD di Pingshan, Shenzhen, pada Minggu dini hari . Pihak berwenang setempat beserta manajemen perusahaan mengonfirmasi bahwa kobaran api telah berhasil dipadamkan sepenuhnya tanpa menimbulkan korban luka maupun jiwa.
Berdasarkan laporan dari otoritas pemadam kebakaran, insiden ini terjadi sekitar pukul 02.48 waktu setempat di sebuah gedung parkir bertingkat yang berlokasi di distrik Pingshan. Video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan asap hitam pekat mengepul tinggi dari dalam area pabrik BYD.
Pihak manajemen segera memberikan penjelasan resmi mengenai dampak insiden ini terhadap operasional perusahaan agar tidak menimbulkan kekhawatiran di kalangan konsumen dan investor.
"Struktur yang terkena dampak adalah garasi parkir di fasilitas Pingshan yang digunakan untuk menyimpan kendaraan uji dan kendaraan yang akan dibongkar," bunyi keterangan BYD, dikutip dari Carnewschina, Selasa (14/4/2026).
Klarifikasi ini menegaskan bahwa lokasi kebakaran bukanlah bengkel manufaktur inti atau jalur perakitan utama. Kendaraan yang berada di lokasi tersebut merupakan unit eksperimental atau mobil yang sudah mencapai akhir masa pakainya, bukan unit kendaraan yang sedang dalam proses produksi aktif atau siap dikirim ke konsumen.
Hingga saat ini, BYD belum melaporkan adanya gangguan operasional yang signifikan di pangkalan Pingshan. Lokasi tersebut tetap menjadi salah satu pusat produksi paling vital bagi perusahaan yang tengah gencar melakukan ekspansi global tersebut.
BYD sendiri terus menunjukkan dominasinya dengan memperluas infrastruktur pengisian daya cepat untuk produk mobil listrik mereka. Perusahaan menargetkan pembangunan 20.000 stasiun pengisian daya pada akhir tahun 2026.
Dari sisi performa pasar, BYD masih memimpin sebagai produsen mobil listrik terbesar di Tiongkok dengan penjualan yang tetap kuat di pasar domestik maupun internasional. Perusahaan memastikan bahwa komitmen pengiriman unit ke luar negeri, termasuk pasar Eropa, tetap berjalan sesuai rencana tanpa hambatan berarti dari kejadian ini.
Baca Juga: Harga Jual Mobil Listrik Bekas Dikabarkan Anjlok Drastis Ternyata Begini Faktanya
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Mulai 200 Jutaan! Cek Daftar Lengkap Harga Mobil Mitsubishi April 2026 Semua Tipe
-
Hyundai Ajak Konsumen Nonton Langsung Piala Dunia 2026 Lewat Program Test Drive
-
Daftar Harga Mobil KIA Terbaru April 2026: Dari City Car hingga Mobil Listrik Mewah!
-
Pantau Servis dan Konsumsi BBM Motor Yamaha Serkarang Bisa Lewat Aplikasi
-
5 Pilihan Sepeda Listrik 500 Watt, Bandel di Tanjakan dan Hemat Buat Harian
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Terawet dari Korea Selatan tapi Harga Termurah: dari Sedan hingga 7 Seater
-
5 Tips agar Nissan Grand Livina Awet dan Nggak Rewel, Apa yang Perlu Dipantau?
-
Daftar Harga Terbaru Mobil Nissan April 2026: Dari Livina hingga Mobil Listrik Leaf
-
Industri Kendaraan Komersial Masih Hadapi Tantangan Meski GIICOMVEC 2026 Diklaim Sukses Besar
-
Ekspor Mobil Listrik China Naik 140 Persen Saat Harga Bahan Bakar Dunia Melambung