- Industri otomotif Indonesia awal 2026 mengalami pergeseran besar dengan masuknya dua merek Tiongkok, BYD dan Jaecoo, ke posisi sepuluh besar.
- Selama Januari hingga Maret 2026, BYD mencatat 10.265 unit penjualan ritel, sedangkan Jaecoo berhasil membukukan angka sebanyak 7.927 unit terjual.
- Dominasi produsen Tiongkok melalui strategi grup dan teknologi kompetitif mulai menggeser posisi merek mapan asal Jepang serta Korea Selatan.
Geng Chery vs Duet BYD-Denza
Persaingan semakin menarik jika kita membandingkan kekuatan kolektif dari grup otomotif di balik merek-merek tersebut.
Jaecoo berada di bawah payung besar Chery Group bersama dengan merek Chery dan Jetour.
Sepanjang Januari hingga Maret 2026, grup ini mencatatkan performa yang sangat solid dengan total penjualan ritel gabungan mencapai 11.951 unit, yang terdiri dari Jaecoo sebanyak 7.927 unit, Chery 3.433 unit, dan Jetour sebesar 591 unit.
Di sisi lain, BYD Group juga mulai memperluas pasarnya dengan mengandalkan merek utama BYD dan lini premium mereka, Denza.
Berdasarkan data kuartal pertama 2026, total penjualan ritel BYD Group secara keseluruhan menyentuh angka 11.132 unit.
Angka ini merupakan gabungan dari penjualan merek BYD sebanyak 10.265 unit dan Denza yang menyumbang 867 unit.
Secara grup, Chery Group saat ini unggul tipis di atas BYD Group dalam hal volume unit yang dikirim ke konsumen.
Namun, agresivitas kedua grup otomotif raksasa asal Tiongkok ini menjadi alarm keras bagi merek-merek Jepang dan Korea Selatan yang selama ini mendominasi jalanan Indonesia.
Baca Juga: Inilah 10 Merek Mobil Terlaris Januari hingga Maret 2026, Honda Dapat Rapor Merah
Dengan strategi multi-brand dan fokus pada teknologi terbaru, duo China ini diprediksi akan terus merangsek naik dan mengubah peta kekuatan otomotif nasional di masa depan.
Berita Terkait
-
Inilah 10 Merek Mobil Terlaris Januari hingga Maret 2026, Honda Dapat Rapor Merah
-
4 Mobil Listrik dengan Ground Clearance Tinggi, Gak Takut Jalan Rusak
-
Daftar Mobil Hybrid Paling Diminati Maret 2026 di Tengah Penurunan Penjualan Mobil Baru
-
Pasar Otomotif Nasional Lesu Angka Penjualan Mobil Maret 2026 Kembali Terjun Bebas
-
Siap Ganti Mobil? Simak Pricelist Terbaru Toyota April 2026 dari MPV, SUV, hingga EV
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Bos Ford Curigai Kamera Mobil China Jadi Alat Spionase Penghancur Negara
-
Pesona Danau Toba dan Samosir Jadi Pembuka Etape Perdana MAXI Tour Boemi Nusantara 2026
-
Ironi LCGC: Penjualan Anjlok 29 Persen di Kuartal Pertama 2026, Daya Tarik Mulai Memudar?
-
BYD Kalah Gugatan Merek Denza di Mahkamah Agung Indonesia dan Harus Bayar Perkara
-
Isuzu Kantongi Pesanan 354 unit Kendaraan Niaga Selama GIICOMVEC 2026
-
5 Fakta Bahlil Borong Minyak Rusia untuk Indonesia, Sinyal Harga BBM Turun?
-
Inilah 10 Merek Mobil Terlaris Januari hingga Maret 2026, Honda Dapat Rapor Merah
-
Motor Matic Honda Terbaru Apa Saja? Ini 8 Tipe Paling Dicari
-
4 Mobil Listrik dengan Ground Clearance Tinggi, Gak Takut Jalan Rusak
-
Daftar Harga Motor Listrik Polytron April 2026, Mulai Rp11 Jutaan