Otomotif / Mobil
Rabu, 15 April 2026 | 20:40 WIB
New Chery QQ. (Car News China)
Baca 10 detik
  • Produsen otomotif Chery mengalihkan fokus dari sekadar ekspor menjadi pengembangan ekosistem global berbasis teknologi melalui kolaborasi strategis internasional.
  • Chery bermitra dengan Jaguar Land Rover meluncurkan merek Freelander untuk memproduksi kendaraan energi baru di segmen pasar premium global.
  • Strategi kolaborasi lintas negara ini bertujuan meningkatkan daya saing perusahaan melalui inovasi teknologi daripada sekadar mengandalkan persaingan harga murah.

Suara.com - Produsen otomotif asal China, Chery, kini tengah mengubah peta persaingan dengan mengalihkan fokus dari sekadar ekspor menjadi pengembangan ekosistem global berbasis teknologi. Strategi kolaborasi antar merek atau joint venture dianggap sebagai kunci utama untuk mempercepat ekspansi ke pasar internasional yang semakin dinamis.

Perubahan lanskap industri ini menuntut pabrikan untuk tidak lagi mengandalkan cara konvensional dalam menembus pasar dunia. Wakil Manajer Umum Chery, Wang Lang, memberikan pandangannya mengenai arah baru perusahaan yang mulai mengedepankan integrasi teknologi global tersebut.

“China memasuki era baru joint venture dan kompetisi yang sehat,” ujar Wang Lang dikutip dari Carnewschina pada Rabu, 15 April 2026.

Salah satu bukti nyata dari visi ini adalah kemitraan strategis antara Chery dengan Jaguar Land Rover melalui lahirnya sub-merek Freelander. Merek independen ini akan fokus pada kendaraan energi baru di segmen premium dengan prototipe perdana bernama Concept97.

Dalam proyek ambisius tersebut, Chery mengambil peran sentral dalam pengembangan teknologi listrik serta integrasi rantai pasok, sementara Jaguar Land Rover memperkuat sisi desain dan posisi merek di kancah global.

Langkah ini berbeda dengan pola kerja sama lama yang umumnya hanya menyasar pasar domestik China. Kolaborasi masa depan akan lebih mengarah pada riset lintas negara dan jaringan produksi internasional secara menyeluruh. Menurut Wang, industri otomotif kini memasuki fase di mana produk hasil kolaborasi menjadi semakin kompleks serta saling terhubung secara global.

Persaingan global saat ini sudah tidak lagi bertumpu pada adu harga murah, melainkan pada keunggulan teknologi. Melalui pengembangan model Freelander, Chery membidik pasar premium dan mulai meninggalkan citra merek kelas bawah atau entry level. Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat daya saing perusahaan di tengah persaingan industri yang semakin kompetitif dan menuntut inovasi berkelanjutan demi memikat konsumen di kota-kota besar dunia.

Load More