- Kemenperin mempercepat ekosistem kendaraan listrik nasional guna meningkatkan daya saing industri serta mendukung transformasi ekonomi hijau di Indonesia.
- Hingga Maret 2026, terdapat 91 perusahaan kendaraan listrik dengan total investasi mencapai Rp25,674 triliun dan populasi 358.205 unit kendaraan.
- Pemerintah mewajibkan peningkatan nilai TKDN hingga 80 persen pada 2030 untuk memperkuat rantai pasok industri baterai dalam negeri.
Suara.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong percepatan pengembangan ekosistem industri Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) nasional. Langkah ini menjadi bagian dari transformasi industri menuju ekonomi hijau serta penguatan daya saing manufaktur nasional karena sektor otomotif memiliki dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi.
Setia Diarta selaku Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kemenperin menjelaskan bahwa transformasi menuju kendaraan listrik harus memberikan manfaat maksimal bagi industri dalam negeri.
“Karena itu, transformasi menuju kendaraan listrik harus dipastikan berjalan baik dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi industri dalam negeri,” ujar Setia Diarta, di Jakarta, Kamis (23/4/2026).
Berdasarkan data Kemenperin, saat ini terdapat 14 perusahaan perakitan mobil listrik dengan kapasitas produksi 409.860 unit per tahun. Selain itu, ada 68 perusahaan sepeda motor listrik dengan kapasitas 2,51 juta unit serta sembilan perusahaan bus listrik. Total investasi di sektor ini sudah mencapai Rp25,674 triliun.
Populasi kendaraan listrik di Indonesia hingga Maret 2026 mencatatkan angka 358.205 unit. Jumlah tersebut mencakup 236.451 unit motor listrik dan 119.638 unit mobil penumpang listrik. Pertumbuhan tahunan majemuk atau CAGR sektor ini berada di atas 140 persen dalam lima tahun terakhir.
“Terjadi perubahan preferensi konsumen. Masyarakat mulai memilih kendaraan yang lebih hemat energi dan ramah lingkungan. Ini menjadi sinyal positif bagi transformasi industri otomotif nasional,” ungkap Setia Diarta.
Pemerintah juga fokus pada program optimalisasi Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN. Sesuai peta jalan yang ada, batas minimal TKDN KBLBB ditetapkan sebesar 40 persen hingga 2026 dan akan meningkat menjadi 80 persen mulai 2030. Indonesia dinilai memiliki fondasi kuat dalam rantai pasok baterai dari hulu hingga hilir yang menjadi daya tarik investasi global.
Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Kukuh Kumara turut menuturkan bahwa dalam satu dekade terakhir terjadi transformasi besar dari penggunaan mesin konvensional atau ICE menuju multi-powertrain. Dominasi mesin konvensional di pasar domestik mulai terkikis yang menandakan adanya perubahan struktural pasar.
“Buktinya, penjualan mobil bermesin konvensional terus menurun. Sebaliknya, mobil elektrifikasi meningkat,” kata Kukuh Kumara.
Baca Juga: 4 Mobil PHEV Bekas dengan Harga Paling Menggoda untuk Harian
Saat ini mobil listrik murni atau BEV menjadi primadona dengan porsi 15,9 persen per Maret 2026. Angka tersebut bahkan sudah melampaui mobil hybrid yang porsinya berada di angka 8,1 persen.
“Pertanyaannya sekarang bukan lagi soal apakah disrupsi BEV terus berlanjut, melainkan apakah ICE akan kena elektrifikasi juga?” ungkap Kukuh Kumara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Diler LEPAS Pertama di Luar Jakarta Resmi Buka di Yogyakarta: Bawa SUV Pintar, Bisa Parkir Sendiri
-
Strategi Motul Kuasai Pasar Oli di Tengah Maraknya Belanja Online
-
6 Mobil Listrik Termurah Pertengahan 2026: Mana yang Paling Layak Dibeli? Ini Kata Pengamat
-
Terpopuler: Recall Toyota 270 Ribu Mesin, Motor Listrik Yadea Bandung-Bogor
-
Memori Manis Setiap Kilometer Bersama Motor Honda
-
Reputasi 'Bandel' di Toyota Jadi Rusak Gara-Gara Mobil Satu Ini, 270 Ribu Mesin Kena Recall
-
Pilihan Mobil PHEV dengan Jarak Tempuh Lebih dari 1.000 KM
-
Motul Hadirkan Standar Baru Pelumas Motor 2 Tak Minim Asap
-
Nabrak pas Naik BYD? Perusahaan Siap Tanggung Kerugian, tapi Begini Syaratnya
-
Motor Listrik Yadea Tempuh Ratusan Kilometer Dalam Sekali Cas dengan Rute Bandung - Bogor