- Penjualan mobil listrik di Indonesia tahun 2025 melonjak 141 persen atau mencapai 103.931 unit berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia.
- Pemerintah kini menghapus insentif pajak kendaraan listrik yang sebelumnya memicu transisi masyarakat dari mobil bensin ke mobil listrik.
- BYD Indonesia dan pakar industri khawatir kebijakan pajak tersebut akan menghambat minat beli konsumen serta stabilitas industri otomotif nasional.
Suara.com - Mobil listrik tak lagi bebas pajak. Tanpa insentif, pajak mobil listrik bisa setara dengan mobil bermesin bensin.
Padahal keringanan pajak kendaraan, menjadi salah satu pendorong transisi peralihan mobil bensin ke mobil listrik.
BYD Indonesia sebagai salah satu pemain di segmen mobil listrik khawatir kebijakan yang ada justru akan menggangu industri otomotif secara keseluruhan.
"Kami khawatir kebijakan di daerah akan cukup berdampak terhadap niat beli dan berdampak terhadap industri otomotif secara keseluruhan," ujar Luther T Panjaitan, Head of PR & Government BYD Indonesia, dalam diskusi bertajuk “Lonjakan Harga Minyak Dunia, Momentum Menggenjot Adopsi Electric Vehicle (EV)”, di Jakarta, Rabu (22 April 2026).
Adapun, lanjut Luther, kendaraan listrik bukan hanya soal penjualan. Tapi juga kontribisi terhadap lingkungan hidup.
Selain itu, bila melihat nilai perkembangan EV yang cukup signifikan terlihat ada sebuah kepercayaan dari masyarakat terhadap mobil listrik.
"Kami adalah perusahaan yang berinvestasi di Indonesia. Tentu stabilitas policy akan sangat berpengaruh," papar Luther.
Sementara itu CEO Degree Synergy International, Andrea Suhendra melihat, pertumbuhan penjualan mobil listrik diperkirakan akan sangat terdampak dan menahan masyarakat untuk membeli mobil listrik.
"Orang jadi hold (beli mobil listrik). Karena pajak tidak bisa di kontrol. Dan sekarang pemain otomotif mulai bikin tren harga naik. Jadi itu menggaet orang untuk segera beli," kata Suhendra.
Baca Juga: Negara Ini Tolak Kehadiran Mobil Listrik China Karena Dinilai Ancam Industri Lokal
Penjualan Mobil Listrik 2025
Pasar mobil listrik di Indonesia menunjukkan pertumbuhan signifikan sepanjang 2025 dengan total kenaikan mencapai 141 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan, penjualan mobil listrik dari pabrik ke diler (wholesales) mencapai 103.931 unit.
Peningkatan penjualan tersebut mendorong kontribusi EV terhadap total penjualan mobil nasional melampaui 13 persen sepanjang 2025. Angka ini menjadi capaian tertinggi sejak mobil listrik mulai dipasarkan secara luas di Indonesia dan menandakan peningkatan adopsi di pasar domestik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan