- Tabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026 mengakibatkan tujuh orang tewas dan puluhan lainnya terluka.
- Kecelakaan dipicu mobil listrik Green SM yang mogok di perlintasan sebidang sehingga menyebabkan kereta berhenti mendadak dan tertabrak.
- Perusahaan taksi listrik asal Vietnam tersebut menyatakan kooperatif dengan pihak berwenang dalam investigasi terkait keselamatan operasional armada mereka.
Green SM hadir dengan misi mulia: menggantikan taksi konvensional yang boros bahan bakar dengan solusi berkelanjutan.
Namun, insiden di Bekasi bukan yang pertama. Sebelumnya, armada Green SM sempat terlibat sejumlah kecelakaan lalu lintas dan perlintasan kereta api di Jakarta. Perusahaan pun merespons cepat tragedi Bekasi.
Melalui akun Instagram resmi @id.greensm, Green SM menyatakan “menaruh perhatian penuh” pada insiden yang melibatkan satu kendaraannya.
Mereka mengklaim telah berkoordinasi dengan pihak berwenang, kooperatif dalam investigasi, serta menegaskan keselamatan sebagai prioritas utama melalui pengawasan operasional dan peningkatan layanan berkelanjutan.
Tragedi Bekasi menjadi momentum refleksi bagi industri taksi listrik di Indonesia. Di satu sisi, Green SM membuktikan bahwa kendaraan listrik bisa menjadi bagian dari solusi kemacetan dan polusi di kota-kota besar.
Di sisi lain, tantangan keselamatan—mulai dari perilaku pengemudi hingga infrastruktur perlintasan sebidang yang belum memadai—masih menjadi pekerjaan rumah.
Sebagai operator yang mengandalkan teknologi VinFast, Green SM kini diharapkan tidak hanya fokus ekspansi, tetapi juga memperkuat pelatihan pengemudi, sistem pemantauan armada, dan kolaborasi dengan KAI serta pemerintah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Keamanan Konsumen Terancam Honda Tarik Satu Juta Unit Kendaraan Karena Masalah Serius
-
Harga BYD M6 DM di bawah Rp300 Juta, Lebih Murah dari Toyota Veloz Hybrid
-
Strategi Yamaha Banjir Promo di Jakarta Fair 2026 Redam Dominasi Pesaing
-
Menguji Iritnya Honda PCX 160 RoadSync dalam Touring ke Rancabali
-
Meksiko Tantang Pasar Otomotif Dunia Lewat Mobil Listrik Nasional Seharga LCGC
-
Lonjakan Ekspor Mobil China Ancam Dominasi Global Saat Harga BBM Melambung Tinggi
-
Gajah Tunggal Rilis Ban Zeneos Starize Baru Ukuran 13 Inci dan 14 Inci
-
Perbedaan Spesifikasi, Fitur dan Harga 5 Varian Kawasaki KLX Terbaru: Kini Ada Versi XPL
-
Kawasaki Luncurkan Motor Matic hingga Mobil Seharga Miliaran, Intip Spesifikasinya
-
BYD Incar Tahta Tertinggi Mobil Laris Milik Toyota, Target 5 Tahun