Otomotif / Mobil
Selasa, 28 April 2026 | 12:01 WIB
VinFast VF e34. (VinFast)
Baca 10 detik
  • Tabrakan beruntun melibatkan taksi listrik Green SM dan dua kereta terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Senin malam.
  • Insiden di perlintasan Bulak Kapal tersebut menyebabkan 14 orang meninggal dunia dan 84 orang mengalami luka-luka.
  • Tragedi bermula saat taksi listrik mogok di rel sebelum akhirnya tertabrak KRL dan KA Argo Bromo Anggrek.
Vinfast VFe34. (Vinfast)

Insiden Kecelakaan Kereta yang Melibatkan Taksi Listrik Sebelumnya

Kecelakaan maut di Bekasi Timur ini menambah daftar panjang keterlibatan taksi listrik Green SM dalam insiden dengan kereta api.

Berdasarkan catatan, setidaknya sudah tiga kali armada taksi hijau ini mengalami kecelakaan serupa dalam waktu yang relatif berdekatan.

Insiden pertama terjadi pada 10 Oktober 2025 di area Cengkareng, Jakarta Barat, di mana sebuah unit taksi tersambar bagian belakang kereta karena berhenti terlalu dekat dengan perlintasan.

Peristiwa kedua menyusul pada 31 Desember 2025 di Jalan Rajawali, Kemayoran, Jakarta. Dalam kejadian tersebut, taksi mencoba menyeberang rel setelah satu kereta lewat, namun justru dihantam oleh kereta lain dari arah berbeda yang mengakibatkan bagian depan mobil hancur dan airbag mengembang.

Load More