Otomotif / Mobil
Selasa, 28 April 2026 | 15:12 WIB
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan Kementerian Perhubungan akan mengevaluasi operasional taksi Green SM pasca kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur. [Dok Green SM]
Baca 10 detik
  • Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan Kementerian Perhubungan akan mengevaluasi operasional taksi Green SM pasca kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur.
  • Presiden Prabowo menyetujui pembangunan flyover di Bekasi untuk meningkatkan sistem keamanan dan mengurangi risiko kecelakaan perlintasan kereta api.
  • Insiden tabrakan kereta tersebut menyebabkan 14 orang meninggal dunia serta 84 orang lainnya mengalami luka-luka akibat kecelakaan.

Kecelakaan antara Kereta Api Argo Bromo Anggrek dengan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan bahwa berdasarkan data terbaru hingga pukul 08.45 WIB, tercatat 14 orang meninggal dunia.

Korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut. Sementara itu, 84 korban luka telah mendapatkan penanganan medis di berbagai fasilitas kesehatan.

Load More