- Bagasi di bawah jok motor di Indonesia memiliki suhu ekstrem karena letaknya yang berdekatan dengan mesin dan tangki bahan bakar.
- Menyimpan barang elektronik, bahan kimia mudah terbakar, dan korek gas di dalam jok berisiko memicu kebakaran fatal.
- Barang seperti makanan, obat-obatan, dan jas hujan basah akan rusak atau tidak higienis jika terpapar panas mesin.
Ini sering disepelekan, terutama oleh kaum pria. Meninggalkan korek api gas di dalam bagasi motor ibarat menyimpan "bom waktu" kecil.
Paparan panas yang ekstrem di ruang tertutup dapat meningkatkan tekanan di dalam korek api hingga melampaui batas kekuatan wadah plastiknya.
Jika pecah, gas akan keluar dan memicu percikan api yang sangat berbahaya.
4. Bahan Makanan dan Sayuran
Ingin menjaga kesegaran belanjaan pasar? Jangan taruh di bawah jok. Suhu panas akan mempercepat proses pembusukan sayuran, membuat daging menjadi tidak higienis karena pertumbuhan bakteri yang cepat, dan merusak tekstur makanan beku (frozen food).
Selain itu, aroma makanan yang tajam bisa tertinggal di bagasi dan sulit dihilangkan, yang pada akhirnya mengundang kecoak atau semut masuk ke sela-sela motor.
5. Obat-obatan dan Skincare
Produk farmasi dan kecantikan memiliki instruksi penyimpanan "simpan di tempat sejuk dan kering". Memasukkan krim wajah, sunscreen, atau obat-obatan ke dalam jok motor akan merusak komposisi kimianya.
Skincare Anda bisa terpisah kandungan minyak dan airnya, sehingga tidak efektif lagi. Sementara untuk obat-obatan, suhu panas dapat menurunkan khasiat zat aktif di dalamnya atau bahkan mengubahnya menjadi zat yang berbahaya bagi tubuh.
Baca Juga: 6 Motor Sekelas Yamaha Vixion yang Harganya Terjun Bebas: Layak Dibeli di 2026, Ada yang 4 Jutaan
6. Jas Hujan yang Masih Basah
Menyimpan jas hujan di jok motor memang disarankan, tetapi jangan dalam keadaan basah. Setelah hujan reda, banyak pengendara langsung melipat jas hujan yang basah dan memasukkannya ke bagasi.
Hal ini akan memicu pertumbuhan jamur, menyebabkan bau apek yang menyengat, dan lama-kelamaan dapat merusak lapisan waterproof jas hujan tersebut.
Sebaiknya, keringkan dulu dengan cara diangin-anginkan sebelum disimpan kembali.
7. Sayuran atau Buah-buahan Bertekstur Lunak
Selain risiko kebusukan, getaran mesin motor yang kuat dapat menghancurkan tekstur buah atau sayuran yang lunak (seperti tomat atau pisang). Alhasil, belanjaan Anda akan bonyok dan kotor saat sampai di rumah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Suara Motor Kasar saat Digas dan Tarikan Berat? Coba Cek 7 Komponen Ini
-
Beda Nasib! Malaysia Turunkan Pajak saat Harga Diesel Melambung, RI Malah Sebaliknya?
-
Renault Siapkan Mobil Menggoda, SUV 1.200cc Siap Tantang Raize-Rocky
-
Kontroversi Gerbong KRL, Mengupas Sisi Macho Menteri PPPA Arifah Fauzi Lewat Koleksi Garasinya
-
Pangkas Harga Produk Menjadi Senjata Kia Hadapi Dominasi BYD
-
Menperin: Subsidi Motor Listrik Sedang Dikaji
-
Fitur Canggih Mitsubishi Xforce yang Membuat Pengemudi Tidak Perlu Sering Keluar Mobil
-
Belajar dari Tragedi Stasiun Bekasi, Mobil Listrik Tak Bisa Didorong saat Mogok?
-
Babak Baru Kia Agar Lebih Kompetitif di Industri Otomotif Tanah Air
-
Media China Ungkap Indonesia Siap Jadi Produsen Baterai Mobil Hybrid, Dua Raksasa Global Jadi Kunci