- PM Anwar Ibrahim berencana memangkas pajak jalan bagi 1,8 juta kendaraan diesel di Malaysia.
- Penurunan pajak jadi solusi karena pemerintah tak mampu lagi menambah beban subsidi BBM bulanan.
- Kondisi ini kontras dengan Indonesia yang bersiap menghadapi wacana kenaikan tarif tol dan PPN.
Suara.com - Langkah taktis baru saja diambil pemerintah Malaysia terkait pajak jalan di tengah gejolak harga BBM jenis diesel. Kebijakan ini tentu menjadi sorotan jika dibandingkan dengan kondisi di Indonesia belakangan ini.
Saat warga RI dipusingkan wacana kenaikan pajak tarif tol dan harga BBM diesel, negeri jiran justru memberi pelonggaran. Mereka sadar betul beban hidup masyarakat makin berat akibat mahalnya biaya operasional kendaraan.
Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Anwar Ibrahim, mengambil jalan tengah yang cukup inovatif. Ia memilih memangkas pungutan negara ketimbang memaksa menambah subsidi energi yang membebani fiskal.
Solusi Jitu Tanpa Menambah Beban APBN
Wacana ini sudah masuk meja Kementerian Transportasi yang dipimpin Anthony Loke Siew Fook. Mereka kini tengah menggodok regulasi teknisnya agar diskon ini bisa segera dinikmati rakyat.
"Saya telah meminta Kementerian Transportasi dan Sekretaris Jenderal untuk mencari cara gar dalam waktu dekat kita dapat menurunkan pajak jalan bagi kendaraan diesel. Hal itu bisa dilakukan," demikian kata Anwar dilansir New Strait Times.
Data resmi mencatat ada sekitar 1,8 juta unit mobil bermesin peminum solar di sana. Walau populasinya terbilang kecil, dampaknya cukup krusial bagi perputaran roda ekonomi akar rumput.
"Ada sekitar 1,8 juta kendaraan diesel. Meskipun jumlahnya kecil, mereka menghadapi masalah karena harga solar telah naik," lanjut Anwar.
Realita Subsidi dan Keterbatasan Kas Negara
Baca Juga: 5 Realita Pahit Krisis Air di TTS NTT: Dari Ancaman Stunting hingga Beban Berat Anak Perempuan
Anwar berterus terang bahwa menurunkan harga bahan bakar di SPBU bukan lagi opsi rasional. Kas negara bisa jebol jika nilai subsidi terus diperlebar.
Saat ini saja, pemerintahan Anwar harus merogoh kocek hingga 7 miliar ringgit tiap bulannya. Angka raksasa itu murni dihabiskan hanya untuk menahan harga energi di pasaran.
"Itu adalah beban tambahan yang harus kami tanggung. Hal ini melibatkan uang publik, uang para pembayar pajak, dan harus dikelola dengan hati-hati," bebernya.
Kontras dengan Realita Tanah Air
Meski beban berat, Malaysia berjanji tetap menahan harga BBM RON 95 agar inflasi tak menjadi liar. Harga bensin di sana faktanya masih jauh lebih murah dibanding rata-rata negara produsen minyak lainnya.
"Pada tahap ini, kami tidak mampu menurunkan harga bahan bakar. Tapi pajak jalan adalah bidang di mana kami bisa memberikan keringanan," ujar Anwar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Tanpa Rangka eSAF, Skutik Baru Honda Ini Pakai Dek Rata Rasa PCX Mewah
-
BYD M6 PHEV Tertangkap Kamera di Jakarta Menjadi Sinyal Ancaman Baru Segmen MPV
-
Adu Murah Tarif Taksi Blue Bird vs Green SM, Mana yang Jadi Pemenangnya?
-
Hyundai STARGAZER Tembus Tiga Besar Pasar MPV Keluarga Indonesia
-
Gaji Sopir Taksi Green SM vs BlueBird, Siapa yang Paling Cuan?
-
Ambisi Chery Contek Formula Toyota dan Tesla Demi Kuasai Pasar Global
-
Tak Hanya Hemat Bensin, Ini 5 Rekomendasi Mobil LCGC yang Kuat Nanjak
-
Taksi Listrik VinFast VF e34 Mogok di Rel Berujung Petaka, Ke Mana Fitur Canggihnya?
-
Cuma Rp50 Jutaan! 5 Mobil Bekas Irit dan Bandel, Pas Buat Keluarga Baru
-
Mazda Rombak Strategi Besar Demi Selamatkan Nasib di Pasar China yang Kian Menantang