Otomotif / Mobil
Rabu, 06 Mei 2026 | 17:26 WIB
Ilustrasi mobil listrik dengan baterai nikel - Hyundai IONIQ 5 N [Suara.com/ANTARA]
Baca 10 detik
  • Pemerintah berencana memberikan insentif PPN hingga 100 persen untuk mobil listrik berbasis baterai nikel mulai Juni 2026.
  • Kebijakan ini bertujuan memperkuat rantai industri baterai nasional dengan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya nikel di dalam negeri.
  • Program ini menyediakan kuota 200.000 unit kendaraan listrik, termasuk subsidi lima juta rupiah untuk setiap unit motor listrik.

Suara.com - Pemerintah memberi sinyal kuat akan memperbesar insentif untuk mobil listrik dengan baterai berbasis nikel atau nickel manganese cobalt (NMC). Skema ini disampaikan oleh Menteri Keuangan, yang menyebut bahwa dukungan fiskal seperti Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) bisa mencapai 100 persen, tergantung teknologi baterai yang digunakan.

“PPN ditanggung pemerintah itu ada yang 100 persen, ada yang 40 persen, nanti masih di-scan skemanya,” ujarnya dalam pernyataan resmi, Rabu (6/5/2026).

Kebijakan ini bukan tanpa alasan. Pemerintah ingin mendorong pemanfaatan sumber daya nikel dalam negeri agar rantai industri baterai nasional semakin kuat. Artinya, mobil listrik dengan baterai NMC berpotensi mendapat insentif lebih besar dibandingkan mobil dengan baterai LFP (lithium iron phosphate).

Program ini ditargetkan mulai berjalan pada Juni 2026 dengan kuota awal 200.000 unit, terdiri dari 100.000 mobil listrik dan 100.000 motor listrik. Untuk motor listrik, subsidi sudah ditetapkan Rp5 juta per unit, sementara mobil listrik masih dalam tahap finalisasi.

Daftar Mobil Listrik dengan Baterai Nikel (NMC) di Indonesia

Berikut beberapa mobil listrik di Indonesia yang sudah menggunakan baterai berbasis nikel (NMC) dan berpotensi mendapat insentif lebih besar:

1. BMW Series 

BMW i4 [BMW]

i4 eDrive35: Rp1,84 miliar
i5 eDrive40: Rp2,22 miliar
i5 M60: Rp2,83 miliar
iX1 eDrive20: Rp1,37 miliar
iX xDrive45: Rp2,62 miliar
i7 xDrive60 Gran Lusso: Rp3,41 miliar

2. Hyundai

Hyundai Ioniq 5 (hyundai.com)

Ioniq 5: Rp809 juta – Rp1,3 miliar
Ioniq 6: Rp1,23 miliar
Kona Electric: Rp565 juta – Rp689 juta

Baca Juga: Strategi Baru Pemerintah Dorong Mobil Listrik Baterai Nikel Lewat Subsidi PPN Besar

3. Kia

Kia EV6. (Kia AS)

EV6: Rp1,34 miliar – Rp1,79 miliar
EV9: Rp1,56 miliar – Rp1,98 miliar

4. Mercedes-Benz 

Mercedes-Benz The EQB 250+ Progressive Line

EQB 250+: Rp1,69 miliar
EQE: Rp2,33 – Rp2,88 miliar
EQS: Rp3,02 – Rp3,99 miliar
G 580 EQ: Rp5,9 miliar
Maybach EQS SUV: Rp7,65 miliar

5. Mini Electric

MINI Electric telah tersedia untuk pelanggan di Indonesia [MINI Indonesia].

Mini Electric: Rp1,02 miliar
Cooper SE: Rp1,11 miliar
Countryman SE All4: Rp1,47 miliar

Load More