- Distribusi program makan bergizi gratis di Garut menggunakan SUV Suzuki Vitara beraliran off-road.
- Medan pegunungan ekstrem memaksa panitia meninggalkan mobil komersial standar demi sistem penggerak 4x4
- Suspensi per keong SUV lawas ini menjaga makanan tetap utuh meski melewati jalan rusak.
Suara.com - Program MBG ternyata tidak selalu mengandalkan mobil komersial standar seperti Gran Max atau Carry. Di Garut, sebuah Suzuki lawas justru disulap menjadi kendaraan taktis untuk menembus pelosok.
Armada operasional milik SPPG Sukajaya Pamalayan 2 ini sukses membuat pencinta otomotif salah fokus. Mereka memilih terjun ke medan berlumpur menggunakan SUV legendaris era 90-an yakni Suzuki Grand Vitara seperti yang terlihat dalam unggahan akun Instagram sppggarut.pamalayan2.
Keputusan ini membuktikan bahwa realita geografis pedalaman Indonesia tidak bisa diselesaikan hanya dengan modal brosur diler. Kontur ekstrem pegunungan Jawa Barat menuntut ketangguhan mekanikal sejati di atas segalanya.
Menolak Standar Pabrik Demi Menaklukkan Alam
Rute distribusi makanan harian di kawasan Garut tersebut bukanlah aspal mulus perkotaan. Sopir harus menuruni lembah curam dan membelah hutan demi mencapai sekolah terpencil.
"Menuruni lembah, menaiki gunung dipenuhi pepohonan rindang. ." tulis sppggarut.pamalayan2
Kaki-kaki mobil dipersenjatai ban Mud-Terrain (MT) bertapak kasar untuk mencengkeram tanah basah.
Tambahan over fender dan roof rack membuatnya tampil makin beringas layaknya mobil ekspedisi hutan.
Spesifikasi Lawas yang Sulit Dilawan Mobil Modern
Baca Juga: Suzuki Jimny Versi Listrik Mulai Kepergok Lakukan Uji Jalan di Medan Berat
Dari kacamata teknis otomotif, menggunakan Vitara generasi pertama keluaran 1992–1995 adalah langkah jenius. Ada spesifikasi khusus yang membuatnya unggul jauh dari mobil boks modern.
Keunggulan utama terletak pada sistem penggerak 4x4 tulen bawaan pabrik. Rasio gigi rendah pada mode 4L mampu merayap di tanjakan berlumpur meski membawa beban penuh.
Selain itu, keamanan logistik sangat tertolong oleh sistem suspensi per keong. Berbeda dengan per daun yang sangat keras, bantingan mobil ini jauh lebih lembut.
Hasilnya sangat krusial bagi suksesnya program pemerintah ini. Ratusan porsi makanan tidak akan tumpah berantakan di dalam kabin meski mobil terguncang hebat.
Mesin Bandel Sang Penolak Tua
Ketangguhan di pedalaman juga didukung oleh mesin G16A berkapasitas 1.600 cc. Jantung pacu lawas ini terbukti sangat andal dan perawatannya sangat bersahabat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
5 EV dengan Jarak Tempuh Terjauh di Indonesia, Ada Mobil Listrik Buatan Lokal
-
Berkat Subsidi, Penjualan Mobil Listrik Toyota Kalahkan BYD
-
Nyali Teruji Sakit Dihadapi: Drama Skuad Honda pada ARRC 2026 di Sirkuit Buriram Demi Merah Putih
-
Lupakan eSAF, Penantang Honda PCX Ini Punya Fitur Ala Moge dan Bobot 30 Kg Lebih Ringan
-
Ganas dengan CBR250RR, Pembalap Yogyakarta Sukses Kibarkan Merah Putih di Sirkuit Buriram
-
Ironi Luky Alfirman: Lengser Gegara Loloskan Motor Listrik MBG, Garasi Pribadinya Cuma Mobil Tua
-
5 Motor Jangka Panjang Kelas 150cc: Teman Setia Pelajar dan Mahasiswa
-
Solar di Indonesia dengan Malaysia Mahal Mana? Intip Perbandingan Harganya yang Bikin Kaget
-
Tinggalkan Jauh Pesaingnya, Veda Ega Naik Level dari Status 'Rookie' Jadi Ancaman Papan Atas
-
Ini Bedanya Yamaha Fino Indonesia dan Jepang, Harga Mirip Scoopy