Otomotif / Motor
Rabu, 13 Mei 2026 | 15:28 WIB
Emmo JVX GT. (Emmo)
Baca 10 detik
  • Pemerintah menggunakan motor listrik merek Emmo untuk menunjang distribusi logistik Program Makan Bergizi Gratis di Indonesia.
  • Model Emmo JVH-Max dan JVX-GT telah memenuhi syarat Tingkat Komponen Dalam Negeri di atas empat puluh persen.
  • Menteri Keuangan mencopot dua pejabat eselon karena meloloskan anggaran pengadaan motor listrik tanpa persetujuan resmi bendahara negara.
Emmo JVX GT (Emmo)

Pilihan kedua adalah Emmo JVX-GT yang dibanderol Rp 58.000.000 untuk mereka yang membutuhkan ketangguhan lebih di berbagai medan.

Motor bergaya adventure ini memiliki daya motor hingga 7000 W dan ground clearance tinggi mencapai 320 mm, sehingga aman digunakan di jalur off-road.

Dengan baterai 72v 31Ah, motor ini sanggup melesat hingga 80 km/jam dan telah mendukung fitur pengisian cepat atau fast charging yang bisa mengisi daya dari 30 persen ke 80 persen hanya dalam waktu satu jam.

Kontroversi Motor Listrik MBG Pejabat Dicopot Menkeu

Skandal besar meledak ketika Menteri Keuangan Purbaya secara mendadak mencopot dua pejabat eselon I, yaitu Febrio Nathan Kacaribu dan Luky Alfirman.

Luky Alfirman, yang sebelumnya menjabat sebagai Dirjen Anggaran, dicopot karena dianggap ceroboh dalam meloloskan anggaran pengadaan motor listrik untuk Badan Gizi Nasional (BGN) dalam program Makan Bergizi Gratis.

Ironisnya, Menkeu Purbaya mengaku sebelumnya sudah menolak mentah-mentah usulan anggaran tersebut.

Namun, anggaran untuk pembelian 21.801 unit motor listrik tersebut tetap "melenggang" keluar akibat adanya celah keamanan atau loophole pada perangkat lunak sistem di Direktorat Jenderal Anggaran.

Kurangnya koordinasi ini membuat publik mempertanyakan akuntabilitas belanja negara, terutama ketika institusi seperti BGN tetap bersikukuh melakukan pengadaan di tengah penolakan dari bendahara negara.

Baca Juga: KPK Siap Usut Tuntas Alasan BGN Menangkan Vendor Minim Dealer untuk Motor Listrik Emmo

Load More