- Pakar otomotif Ridwan Hanif mengulas kelebihan serta kekurangan Mitsubishi Mirage, Nissan March, dan Suzuki S-Presso sebagai pilihan city car.
- Selain tiga merek populer, terdapat berbagai alternatif mobil bekas yang menawarkan efisiensi bahan bakar dan biaya pajak lebih terjangkau.
- Pembeli disarankan memeriksa kondisi unit serta dokumen kendaraan secara teliti guna mendapatkan mobil bekas yang awet dan bernilai rasional.
Di sisi lain, desain versi facelift dianggap agak "memaksa", peredaman suara kolong (ban) masih kurang baik, dan performa mesin 1.2L 3 silindernya tidak se-agresif kompetitor seperti Datsun Go.
"Masuk ke dalam mobil ini kesannya... lega banget. Karena model membulat, makanya meskipun luarnya kecil, dalamnya gede."
3. Suzuki S-Presso (Versi Improvement 2023)
Mobil ini menawarkan karakter unik ala crossover dengan harga yang sangat terjangkau.
Menurut pakar di atas, posisi duduk tinggi yang memberikan kepercayaan diri saat berkendara di samping kendaraan besar, suspensi yang sangat bagus peredamannya untuk kelas harganya, serta mesin yang minim getaran untuk ukuran 3 silinder.
Tapi di sisi sebaliknya, dinamika berkendara (driving dynamics) dianggap kurang menyenangkan, transmisi AGS yang memiliki jeda (delay) cukup terasa, serta desain eksterior yang terlihat kurang proporsional dengan ban kecil.
"Suara peredaman suspensinya itu bagus... kayak mobil dengan harga di atas itu. Tapi kalau kalian suka menyetir, bisa dijamin kalian tidak akan menikmati mengemudi mobil ini," tuturnya pada salah satu vlognya.
Namun jika Anda butuh opsi lain selain tiga jenis mobil di atas, berikut telah Suara.com rangkum lebih banyak rekomendasi mobil bekas yang bisa jadi pilihan cerdas, tanpa harus khawatir harga bekasnya melambung tidak masuk akal.
1 Suzuki Karimun Wagon R
Baca Juga: Bukan Toyota atau Honda Inilah Merek Mobil Paling Aman untuk Pengemudi Pemula dari Hasil Riset
Harga bekas Rp65–115 juta, pajak tahunan Rp1–2 juta. Mesin 1.0L DOHC VVT dengan konsumsi BBM 20–21 km/liter. Plusnya: desain tall boy memberi ruang kepala lega, irit, dan biaya perawatan murah. Minusnya: performa terbatas di jalan tol saat penuh muatan.
2. Suzuki Ignis
Harga bekas Rp90–130 juta, pajak Rp800 ribu–2 juta. Mesin 1.2L dengan konsumsi 14–18 km/liter. Plusnya: desain urban crossover unik, kabin cukup lega, dan resale value stabil. Minusnya: tenaga mesin terasa pas-pasan jika penuh penumpang.
3. Suzuki S-Presso (2019)
Harga bekas Rp85–120 juta, pajak Rp700 ribu–2 juta. Mesin 1.0L dengan konsumsi 16–20 km/liter. Plusnya: tahun muda, pajak ringan, dan ground clearance tinggi. Minusnya: interior sederhana dan fitur minim.
4. Suzuki Splash
Harga bekas Rp40–105 juta, pajak Rp800 ribu–2,1 juta. Mesin 1.2L dengan konsumsi 16–22 km/liter. Plusnya: lincah di perkotaan, irit, dan mesin bandel. Minusnya: populasi unit makin sedikit, sehingga perlu teliti mencari kondisi terbaik.
5. Nissan Magnite 1.0 Turbo
Harga bekas Rp160–200 juta, pajak Rp3–4 juta. Mesin 1.0L turbo dengan konsumsi hingga 25 km/liter di jalan tol. Plusnya: performa bertenaga sekaligus efisien. Minusnya: pajak relatif tinggi untuk ukuran city car.
6. Nissan March (2012–2013)
Harga bekas Rp60–90 juta, pajak Rp800 ribu–1,9 juta. Mesin 1.2L dengan konsumsi 14–21 km/liter. Plusnya: radius putar kecil, lincah di perkotaan, dan mesin bandel. Minusnya: suku cadang mulai terbatas karena model discontinued.
7. Mitsubishi Mirage (2013–2016)
Harga bekas Rp65–90 juta, pajak Rp1,2–2 juta. Mesin 1.2L MIVEC 3-silinder dengan konsumsi 12–21 km/liter. Plusnya: salah satu city car paling irit, suspensi empuk, dan stabil di jalan raya. Minusnya: getaran mesin terasa saat idle, interior plastik sederhana.
8. Kia Picanto (2012)
Harga bekas Rp60–90 juta, pajak Rp1,5–1,8 juta. Mesin 1.2L CVVT dengan konsumsi 12,5–20 km/liter. Plusnya: fitur dual airbag, mesin bandel, dan kabin nyaman. Minusnya: jaringan bengkel Kia tidak seluas merek Jepang.
9. Hyundai i10 (2013)
Harga bekas Rp70–100 juta, pajak Rp1–1,5 juta. Mesin 1.2L dengan konsumsi 11,8–15,1 km/liter. Plusnya: city car lincah, visibilitas luas, dan kabin cukup lega. Minusnya: resale value tidak setinggi kompetitor Jepang.
Mobil-mobil di atas menawarkan kombinasi awet, irit, dan harga bekas yang lebih rasional dibanding “Tiga Besar”. Dengan pajak ringan dan konsumsi BBM efisien, mereka bisa jadi solusi harian tanpa harus khawatir harga beli yang terlalu tinggi.
Pastikan tetap cek kondisi unit, riwayat servis, dan dokumen lengkap sebelum transaksi agar benar-benar mendapatkan mobil bekas yang layak pakai.
Berita Terkait
-
Bukan Toyota atau Honda Inilah Merek Mobil Paling Aman untuk Pengemudi Pemula dari Hasil Riset
-
3 Mobil Bekas 1000cc Turbo: Pilih Raize-Rocky atau Nissan Magnite? Simak Perbandingan Jujur Pakar
-
Kabin Berlapis Kulit dan Panoramic Sunroof, SUV Mewah Ini Kini Cuma Dibanderol Setara LCGC
-
Terpopuler: Mobil Muat Banyak Harga Under 70 Juta, Motor Mewah Honda Terbaru
-
Sikat sebelum Kehabisan! Ini 5 Mobil Bekas 7 Seater di Bawah 70 Juta yang Paling Bandel
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Angkot Biru Favoritku
-
Ekonomi RI Baik-baik Saja, Buktinya Aktivitas Bisnis di Dalam Negeri Meningkat
-
Siapa Top Skor Piala Dunia 2026? Perburuan Sepatu Emas Penuh Drama
-
Toko Emas di Aceh Selatan Dirampok Pria Bersenjata
-
Biang Kerok Sinyal Lumpuh! Maling BTS Bikin Operator Rugi Rp60 M, Barang Dikirim ke Thailand
-
Meski Gencar Salurkan Kredit Rp418 Triliun, NPL BTN Justru Menyusut di Semester I-2026
-
4 Calon Emiten Baru Antre IPO Saham, Ada yang Punya Aset Jumbo Rp250 Miliar
-
Kemajuan yang Tidak Selalu Merata: Teknologi dan Wajah Baru Kemiskinan
-
3 Korban Ledakan Bom Sisa Perang di Biak Berhasil Diidentifikasi
-
Kurikulum Pendidikan Baru Bakal Ajarkan Bahaya LGBTQ Sejak SD hingga SMA