Otomotif / Mobil
Senin, 08 Juni 2026 | 12:24 WIB
Toyota RAV4 terbaru kini tidak lagi menawarkan varian mesin bensin murni. Konsumen hanya bisa memilih antara varian Hybrid Electric Vehicle (HEV) atau Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). (Foto: Istimewa)
Baca 10 detik
  • Toyota Australia mempercepat peluncuran RAV4 PHEV bulan ini untuk bersaing dengan produsen kendaraan listrik BYD di pasar.
  • Perusahaan menargetkan penjualan 220.000 unit pada 2027 melalui tambahan alokasi 10.000 kendaraan guna mempertahankan posisi pemimpin pasar otomotif.
  • Toyota menerapkan strategi multi-pathway dengan menyiapkan empat model elektrifikasi baru untuk memenuhi beragam kebutuhan mobilitas konsumen di Australia.

Suara.com - Toyota Motor Australia secara resmi meningkatkan target penjualan untuk tahun 2026 sebagai langkah strategis menghadapi persaingan dari produsen kendaraan listrik asal Tiongkok yakni BYD. Raksasa otomotif Jepang ini mempercepat peluncuran model plug-in hybrid electric vehicle atau PHEV pertamanya di Australia yaitu RAV4 PHEV yang mulai tersedia pada akhir bulan ini.

Berdasarkan laporan CarExpert, jadwal pengiriman RAV4 PHEV tersebut lebih cepat dari rencana semula yang diprediksi baru menyentuh pasar pada kuartal ketiga tahun ini. Harga awal untuk model tersebut dipatok sebesar 58.840 dolar Australia. Toyota memproyeksikan model PHEV ini dapat menyumbang hingga sepertiga dari total penjualan generasi keenam SUV menengah RAV4.

Bersamaan dengan kedatangan hampir 5.000 unit kendaraan BYD dan Denza ke Australia, Toyota mengumumkan telah mengamankan tambahan alokasi 10.000 unit kendaraan untuk tahun 2026. Melalui tambahan pasokan tersebut, Toyota optimis dapat menjual sekitar 220.000 unit kendaraan pada 2027 serta tetap menjadi satu-satunya merek yang mampu melampaui angka 200.000 unit setahun di Australia.

Wakil Presiden Penjualan, Pemasaran, dan Operasi Waralaba Toyota Australia, John Pappas, menyatakan permintaan konsumen terhadap merek ini masih sangat kuat.

"Toyota telah menjadi bagian dari komunitas Australia selama hampir 70 tahun dan kami terus melihat permintaan yang tinggi dari pelanggan yang mengandalkan produk kami untuk kebutuhan mobilitas mereka," ujarnya dikutip Senin (8/6/2026).

Pappas menambahkan bahwa tambahan pasokan ini adalah angin segar bagi jaringan dealer dan konsumen. "Kendaraan seperti HiLux tetap menjadi kebutuhan penting bagi banyak warga Australia, sementara RAV4 terus memimpin segmen SUV berkat fleksibilitas, kenyamanan berkendara, dan efisiensinya," katanya.

Di sisi lain, BYD terus menunjukkan pertumbuhan tajam dengan menduduki posisi kedua merek terlaris di Australia pada April lalu melalui penjualan 7.702 unit. BYD bahkan berambisi masuk tiga besar pada 2026 dan menargetkan posisi puncak pasar Australia pada 2030. Menanggapi hal tersebut, Toyota memperkuat strategi multi-pathway dengan menyiapkan empat model elektrifikasi baru termasuk HiLux BEV hingga Land Cruiser 300 Series Performance Hybrid untuk memberikan opsi teknologi yang sesuai dengan kebutuhan beragam pelanggan.

Load More