- Per 10 Juni, harga Pertamax naik menjadi Rp16.950 per liter, memicu pemilik mobil mempertimbangkan penggunaan bahan bakar Pertalite.
- Penggunaan Pertalite pada mesin yang semestinya menggunakan Pertamax menyebabkan penumpukan kerak karbon keras serta gejala detonasi mesin.
- Risiko lain meliputi penurunan kompresi mesin, oli cepat kotor, hingga kerusakan komponen busi dan filter bahan bakar kendaraan.
Jika kompresi sudah turun, performa atau power mobil akan terasa hampa dan loyo.
3. Oli Mesin Cepat Kotor dan Risiko Engine Sludge (Lumpur Oli)
Bahan bakar beroktan lebih rendah menghasilkan lebih banyak karbon.
Tugas oli mesin bukan hanya melumasi, melainkan juga menyaring kotoran di celah antara piston dan silinder.
Ketika beralih ke Pertalite, beban kerja oli dalam menyaring karbon pembakaran akan meningkat drastis.
"Ketika kita menggunakan Pertalite, maka perhatikan olinya, dia akan lebih banyak menyaring karbon dari sisa pembuangan gas buangnya atau sisa pembakarannya. Otomatis karbon yang dihasilkan lebih banyak, oli mesinnya akan menjadi cepat kotor," tegas Hardi.
Jika pemilik kendaraan tetap memaksakan mengganti oli berdasarkan batas maksimal kilometer standar pabrikan (misal 10.000 km) tanpa melihat kondisi BBM yang digunakan, risiko terjadinya engine sludge (oli mengental menjadi lumpur) akan mengintai.
4. Komponen Pendukung (Busi & Filter Bensin) Lebih Cepat Aus
Sistem pembakaran yang tidak sempurna akibat penurunan oktan berdampak buruk pada ketahanan komponen kecil seperti busi.
Baca Juga: Heboh Beredar Daftar Mobil Dilarang Isi Pertalite Mulai 2026, Cek Faktanya di Sini!
Menurut sang mekanik, pembakaran yang tidak ideal akan mengikis elektroda positif pada busi secara lebih cepat, membuat usia pakai busi menjadi lebih pendek.
Selain itu, kualitas Pertalite yang berada di bawah Pertamax mengharuskan pemilik mobil melakukan pengecekan filter bensin secara lebih rutin agar tidak terjadi penyumbatan.
Solusi Jika Terpaksa Harus Pakai Pertalite
Apabila kondisi keuangan atau keterbatasan akses membuat Anda terpaksa beralih ke Pertalite, sang mekanik membagikan beberapa tips mitigasi agar mesin tidak cepat rusak:
- Sesekali Mobil Harus 'Digeber' (Italian Tune-up)
Jangan membawa mobil terlalu santai secara terus-menerus. Sesekali pacu mobil dengan kecepatan tinggi agar katup throttle terbuka penuh.
Aliran udara yang kencang akan membantu menghantam dan merontokkan sisa-sisa endapan karbon di ruang bakar sebelum mengeras.
- Percepat Jadwal Perawatan (Maintenance)
Jadwal ganti oli mesin, pengerjaan tune-up, serta pengecekan filter bensin harus dimajukan lebih cepat dari jadwal biasanya demi mengompensasi kualitas bahan bakar yang menurun.
Beralih dari Pertamax ke Pertalite mungkin terasa meringankan beban harian saat di SPBU. Namun, dari kacamata teknis, Anda sebenarnya sedang "menabung" kerusakan.
Pilihan kembali ke tangan Anda, bayar lebih banyak untuk BBM berkualitas, atau bayar ekstra di akhir untuk perawatan mesin.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
Terkini
-
Pertamax Rp16.250 per Liter, Hindari 5 Kebiasaan yang Bikin Motor Boros Bensin
-
Daftar Mobil yang Masih Boleh Pakai Pertalite, Tak Perlu Khawatir Pertamax Naik
-
Motor Bunyi Berdecit? Jangan Diabaikan, Ini 5 Penyebab Utama dan Cara Mengatasinya
-
Cara Berbeda TOP 1 Indonesia Edukasi Pentingnya Rawat Mesin dari Ketinggian
-
Mekanik Menyerah Bikin Innova Bensin Irit, Cek 4 Mobil Bekas 1200cc Hemat BBM Ini
-
Daftar Lengkap Harga BBM SPBU Pertamina Hari Ini usai Pertamax Naik Sampai Rp16.250
-
Pertamax Meroket Rp16 Ribuan, Amankah 'Downgrade' ke Pertalite? Pakar Ungkap Fakta Tak Terduga
-
Harga Pertamax Makin Mahal, Benarkah Mengisi BBM di Pagi Hari Lebih Untung?
-
Daftar Mobil Hybrid yang Bisa Jadi Pilihan di Tengah Kenaikan Harga Pertamax
-
Pertamax Tembus Rp16.250, Begini 10 Cara Menghemat BBM tanpa Harus Ganti Motor