- Pertamina menaikkan harga Pertamax di Jakarta per 10 Juni 2026, memicu lonjakan minat masyarakat terhadap kendaraan listrik.
- Konsumen kini memilih mobil listrik baru asal Tiongkok atau mobil listrik bekas Nissan Leaf dengan harga terjangkau.
- Peralihan ke kendaraan listrik dinilai lebih efisien karena biaya operasional yang jauh lebih murah daripada bensin konvensional.
Suara.com - Siapa yang menyangka bahwa di pertengahan Juni 2026 ini, gairah memiliki mobil listrik (EV) di Indonesia meledak bukan sekadar karena tren, melainkan tuntutan ekonomi.
Fenomena ini terjadi saat PT Pertamina (Persero) secara resmi menaikkan harga Pertamax menjadi Rp16.250 per liter, sebuah lompatan harga yang membuat para pemilik mobil bensin mulai melirik opsi bebas emisi.
Konsumen usia produktif kini dihadapkan pada dilema menarik: membeli mobil listrik baru dari merek Tiongkok yang sedang naik daun atau meminang mobil listrik legendaris asal Jepang, Nissan Leaf, dalam kondisi bekas dengan harga yang ternyata kini setara.
Harga bensin mahal, opsi menarik pindah mobil listrik
Pemerintah dan Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM non-subsidi jenis Pertamax (RON 92) yang sangat signifikan, mencapai kenaikan Rp3.950 per liter di wilayah DKI Jakarta mulai 10 Juni 2026.
Selisih harga yang semakin lebar dengan BBM subsidi membuat biaya operasional kendaraan konvensional melonjak drastis. Hal ini memicu pertanyaan krusial bagi para pekerja kantoran dan keluarga muda tentang efisiensi jangka panjang.
Beralih ke mobil listrik menjadi opsi yang sangat masuk akal karena penghematan operasionalnya yang luar biasa. Sebagai gambaran, mengisi daya baterai mobil listrik 40 kWh hingga penuh di rumah hanya membutuhkan biaya sekitar Rp67.960.
Dengan asumsi jarak tempuh sekitar 311 km, artinya biaya per kilometernya hanya Rp218, jauh lebih murah dibandingkan mengisi bensin di SPBU yang harganya terus bergejolak.
Rata-rata harga mobil listrik termurah China dari BYD Atto 1 hingga Changan Lumin
Baca Juga: Aturan Ketat China Bakal Depak Mobil Listrik EREV yang Cuma Jual Janji Jarak Tempuh
Pasar Indonesia saat ini dibanjiri pilihan mobil listrik baru dari Tiongkok dengan harga di bawah Rp250 juta.
Changan Lumin menjadi salah satu yang termurah dengan banderol sekitar Rp222 juta, menawarkan tampilan imut dan jarak tempuh hingga 301 km (NEDC). Selain itu, ada Wuling Air ev Lite yang dijual mulai Rp184 jutaan untuk varian standar.
Bagi yang mencari teknologi baterai yang lebih mutakhir, BYD Atto 1 hadir sebagai penantang serius.
Varian Dynamic-nya dijual seharga Rp195 juta dengan jarak tempuh 300 km, sementara varian Premium dibanderol Rp235 juta untuk jarak tempuh 380 km.
Mobil-mobil ini menawarkan kondisi baru dengan garansi pabrik yang panjang, namun secara dimensi dan tenaga motor listrik, mereka masih berada di kategori city car mungil atau SUV kompak dengan tenaga sekitar 30 kW hingga 55 kW.
Pesona Nissan Leaf bekas: Harga dan keunggulan spesifikasi plus fitur
Berita Terkait
-
Aturan Ketat China Bakal Depak Mobil Listrik EREV yang Cuma Jual Janji Jarak Tempuh
-
Hyundai Siapkan Mobil Listrik Ioniq V Hadapi Ketatnya Persaingan Mobil Listrik di China
-
Toyota Usahakan Lahirnya Mobil Listrik Manual, Gearbox Palsu Jadi Solusi?
-
Penampakan SUV Misterius DFSK Tertangkap Melakukan Uji Jalan di Indonesia
-
Strategi China Dominasi Industri Otomotif Dunia Lewat Pabrik Mobil Listrik Berbasis AI
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
Terkini
-
Cara Maksimalkan Fitur Drive Mode pada Hyundai New CRETA saat Jalan Macet
-
Nasib Mobil 'Pimp My Ride' Berakhir Pilu, Kini Cuma Nangring di Rosokan
-
Amankah Ganti Pertamax ke Pertalite untuk Motor Matic? Intip Penjelasannya
-
Terpopuler: Daftar Mobil yang Boleh Pakai Pertalite, Dampak Downgrade dari Pertamax Bagi Mobil
-
Cara Menghemat BBM Saat Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 Per Liter
-
Harga Suku Cadang Yamaha Alami Kenaikan, Bikers Siap-Siap Rogoh Kocek Lebih Dalam
-
Sering Diremehkan Karena Tua, Hatchback Rp 85 Jutaan Ini Simpan Teknologi yang Bikin Ketagihan
-
Nasib BYD Terancam Setelah Masuk Daftar Hitam Pentagon
-
6 Motor Honda yang Irit dan Bisa Pakai Pertalite saat Harga Pertamax Melambung
-
Komparasi Harga BBM RON 92 Terbaru: Pertamax vs Vivo vs BP, Mana yang Termurah?