- BMW E46 yang dipasarkan di Indonesia sejak 1999 hingga 2004 masih diminati karena desainnya yang berkelas dan harga terjangkau.
- Pakar otomotif memperingatkan calon pembeli mengenai risiko masalah pada sektor kelistrikan, sistem pendingin mesin, serta beberapa komponen teknis lainnya.
- Pemilihan varian mesin M43 yang tangguh atau N42 yang bertenaga harus dibarengi dengan kesiapan dana cadangan untuk biaya perawatan.
Mesin 2.000 cc ini sudah dilengkapi teknologi VANOS (katup variabel) yang mampu memuntahkan tenaga hingga 143 dk.
Meskipun performanya lebih responsif dan mampu dipacu hingga kecepatan 218 km/jam, mesin N42 memiliki reputasi yang lebih "rewel" dibandingkan pendahulunya
Masalah pada seal klep dan sistem transmisi menjadi hal yang sering dikeluhkan pemiliknya. Selain mesin, penyakit umum E46 lainnya mencakup karet-karet bodi yang mulai getas, kerusakan pada sensor camshaft atau crankshaft, hingga kebocoran oli pada paking mesin.
Harganya bikin khilaf
Saat ini, harga bekas BMW 318i E46 di pasaran sudah sangat terjangkau, bahkan bersaing dengan harga motor matik bongsor terbaru.
Untuk tahun produksi awal (1999-2000), Anda bisa meminangnya di kisaran harga Rp 80 juta hingga Rp 105 juta.
Sementara untuk unit tahun terakhir dengan kondisi terawat, harganya bisa mencapai Rp 170 juta.
Meskipun harganya menggiurkan, kunci utama dalam memelihara mobil ini adalah kesiapan dana cadangan untuk peremajaan komponen dan ketelitian dalam memilih unit dengan rekam jejak perawatan yang jelas agar kenyamanan khas sedan premium tetap bisa Anda nikmati sepenuhnya.
Baca Juga: 3 Mobil Mitsubishi Termurah tapi Belum Ketuaan: Mulai 90 Jutaan, Maticnya Jarang Masuk Bengkel
Berita Terkait
-
3 Mobil Mitsubishi Termurah tapi Belum Ketuaan: Mulai 90 Jutaan, Maticnya Jarang Masuk Bengkel
-
CVT Mitsubishi Xpander vs Toyota Veloz Lebih Awet Mana? Begini Kata Mekanik
-
BMW Terjebak Krisis Setelah Pangkas Target Laba dan Saham Merosot Tajam
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Mobil LMPV Matic Bekas yang Bandel, Mending Avanza atau Ertiga? Begini Menurut Mekanik
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis