- Hyundai resmi memperkenalkan Ioniq 3, mobil listrik berdesain hatchback dengan kapasitas baterai 61 kWh untuk jangkauan 496 km.
- Hyundai Ioniq 3 akan menjadi pesaing tangguh bagi BYD Dolphin karena memiliki spesifikasi teknis dan jangkauan serupa.
- Produksi massal Ioniq 3 dilakukan di Turki dan pengiriman unit kepada konsumen dijadwalkan mulai kuartal ketiga tahun 2026.
Suara.com - Hyundai baru saja secara resmi mengungkap detail varian standar dari mobil listrik terbarunya, Hyundai Ioniq 3.
Mobil yang dijuluki sebagai "Aero Hatchback" ini hadir sebagai adik kecil dari Ioniq 5 dengan desain yang lebih praktis untuk penggunaan harian dibandingkan varian N Line yang sangat agresif.
Meski kehadirannya di Indonesia masih berupa spekulasi, banyak pecinta otomotif mulai membandingkan spesifikasinya dengan penguasa pasar saat ini, terutama dari lini BYD.
Lantas, jika melihat data teknisnya, Ioniq 3 ini bakal menjadi lawan tangguh untuk model BYD yang mana?
Jika kita membedah jantung pacunya, Hyundai Ioniq 3 versi Long Range membawa baterai berkapasitas 61 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 496 km berdasarkan standar WLTP.
Angka ini sangat identik dengan BYD Dolphin tipe Premium Extended Range yang beredar di pasar Indonesia.
Sebagai perbandingan, Dolphin tipe tertinggi tersebut mengusung baterai 60,48 kWh dengan klaim jarak tempuh mencapai 490 km menggunakan standar pengujian NEDC.
Secara jangkauan, keduanya berada di kelas yang sama, yakni mobil listrik ringkas yang sanggup diajak perjalanan antarkota tanpa sering mampir ke tempat pengisian daya.
Namun, dari sisi performa murni, terdapat perbedaan yang cukup menarik untuk disimak. Hyundai Ioniq 3 Long Range dibekali motor listrik bertenaga 133 hp (100 kW) dengan torsi 250 Nm.
Baca Juga: Penjualan EV China Menurun, Apa Sebab?
Di sisi lain, BYD Dolphin Premium Extended Range justru terasa lebih "bertenaga" di atas kertas karena memiliki daya maksimal hingga 150 kW atau setara 201 hp dan torsi melimpah sebesar 310 Nm.
Walaupun Ioniq 3 menggunakan platform canggih E-GMP versi 400 Volt yang juga digunakan oleh Kia EV3, BYD Dolphin tidak kalah mentereng dengan e-Platform 3.0 dan teknologi Baterai Blade yang sudah teruji keamanannya dalam berbagai kondisi ekstrem.
Dari segi kenyamanan interior, Hyundai Ioniq 3 mencoba memikat konsumen usia muda dengan teknologi Pleos Connect berbasis Android yang dilengkapi asisten suara pintar bernama Gleo AI.
Pengemudi bisa memilih antara layar sentuh 12,9 inci atau 14,6 inci tergantung varian yang dipilih.
Sementara itu, BYD Dolphin menawarkan interior bertema "Ocean Aesthetics" dengan fitur layar utama yang bisa berputar, kursi berbahan kulit vegan, serta kabin yang terasa lapang berkat lantai yang sepenuhnya rata.
Kapan mobil listrik mungil Hyundai ini bisa mulai dipesan? Saat ini, produksi massal Ioniq 3 sedang disiapkan di pabrik Hyundai yang berlokasi di Izmit, Turki, dengan target pengiriman unit ke konsumen dimulai pada kuartal ketiga tahun 2026.
Untuk urusan harga, Hyundai memang masih merahasiakannya. Namun, sebagai patokan kompetisi, BYD Dolphin di Indonesia saat ini dibanderol mulai dari Rp369.000.000 hingga Rp429.000.000 untuk tipe Premium.
Agar bisa sukses merebut hati konsumen di tanah air, harga Hyundai Ioniq 3 tentu harus berada di rentang yang tidak terpaut jauh dari angka tersebut agar tetap kompetitif di tengah gempuran mobil listrik asal Tiongkok lainnya.
Berita Terkait
-
Penjualan EV China Menurun, Apa Sebab?
-
Xiaomi Ekspansi Bikin Mobil Jenis Baru, Usung Nama "Pengembara Langit"
-
Changan Indonesia Akui Kendala Suplai dan Harga Hambat Laju Penjualan Changan Lumin
-
Mobil Listrik Mirip Honda Prelude Ini Harganya Selisih Jauh, Kok Bisa?
-
6 Rekomendasi Mobil Listrik 7 Seater Murah Terbaik untuk Pemula
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Pertemuan di Rumah Presiden, Jampidsus Febrie Adriansyah Diminta Jentelmen Mundur
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
Harga Selisih Jauh, Motor Listrik Yamaha Aerox E vs Aerox 155 Lebih Kencang Mana?
-
Yamaha Dua Kali Naikan Harga Oli Yamalube Dalam Dua Bulan
-
Tunda Nyicil PCX: Intip 5 Mobil Hatchback Termurah dan Irit Bensin Rekomendasi Pakar
-
Chery Indonesia Bongkar Penyebab Tiggo Cross Terbakar di Bandung
-
Risiko Mesin Jebol Mengintai Pemilik Mobil Saat Libur Sekolah Jika Abaikan Hal Ini
-
Motor Listrik Yamaha Aerox Resmi Mengaspal: Jarak Tempuh Setara Jakarta-Cirebon, Intip Harganya
-
Strategi Agresif Changan Deepal S05 Tantang Pasar SUV Listrik Indonesia Lewat Teknologi REEV
-
Harga Beda tapi Mesin Mirip, Mending Honda Vario Evo 160 atau ADV160?
-
Dobrak Tradisi Moge Hitam, Honda Rebel 1100 Tampil Premium dengan Fitur Sekelas Gadget Canggih
-
Toyota Ungkap Alasan Belum Tertarik Rilis Hilux PHEV Meski Pesaing Mulai Bermunculan