- Suzuki akan meluncurkan mobil listrik kompak berbasis konsep Vision e-Sky di pasar Eropa dan Inggris pada musim semi 2027.
- Kendaraan ini menargetkan segmen mobil kota dengan harga di bawah Rp470,6 juta serta menawarkan jarak tempuh sejauh 270 km.
- Peluncuran mobil listrik ini bertujuan memenuhi regulasi emisi ketat sekaligus memperluas pangsa pasar Suzuki di segmen kendaraan ramah lingkungan.
Suara.com - Suzuki resmi menyiapkan mobil listrik murah untuk pasar Eropa, dengan basis dari konsep Vision e-Sky. Model ini akan mulai dipasarkan di daratan Eropa dan Inggris pada musim semi 2027.
Kehadirannya menandai langkah Suzuki masuk ke segmen city EV yang sedang booming, sekaligus menantang pemain lama seperti Renault dan Honda.
Suzuki, yang selama ini mengandalkan lini hybrid ringan dan penuh, kini serius menggarap pasar EV.
Mengutip Carscoops, David Kateley, bos Suzuki UK, menyebut mobil ini sebagai produk penting di segmen A, karena membuka peluang baru bagi Suzuki untuk menjangkau konsumen yang mencari mobil listrik kompak dengan harga terjangkau.
"BEV segmen-A ini sangatlah penting. Ini merupakan produk di segmen yang berbeda bagi kami, dan saya sangat antusias dengan prospeknya.
Mobil listrik mungil ini dijadwalkan meluncur pada musim semi 2027. Suzuki juga menyiapkan strategi jangka panjang dengan rencana menghadirkan tiga EV hingga 2029, termasuk kemungkinan crossover listrik.
Mobil ini akan dipasarkan di Eropa dan Inggris, wilayah dengan regulasi emisi ketat. Kehadiran EV murah Suzuki diharapkan membantu merek ini memenuhi standar lingkungan sekaligus memperluas pangsa pasar di segmen mobil kota.
Ada beberapa alasan mengapa mobil ini menarik perhatian:
- Dimensi kompak: Panjang hanya 3.395 mm, mirip dengan Karimun Wagon R, sehingga sangat cocok untuk mobilitas perkotaan.
- Harga terjangkau: Suzuki menargetkan harga di bawah $26.000 atau sekitar Rp470,6 juta, bersaing langsung dengan Renault Twingo E-Tech dan Honda Super-N.
- Jarak tempuh kompetitif: Konsep awal menawarkan jarak tempuh lebih dari 270 km, lebih tinggi dibanding Honda Super-N (206 km) dan sedikit di atas Renault Twingo E-Tech (263 km).
- Desain familiar: Suzuki tidak akan banyak mengubah desain dari prototipe, hanya menambahkan detail praktis seperti handle pintu konvensional dan kaca spion lebih besar.
Bagaimana Spesifikasinya?
Baca Juga: Honda Super One Mencoba Peruntungan di Segmen Mobil Listrik
- Dimensi: Panjang 3.395 mm, lebih kecil dari Suzuki Swift (3.860 mm).
- Motor listrik: Belum diumumkan detail tenaga, namun konsep awal menggunakan motor tunggal.
- Baterai: Kapasitas belum diungkap, tetapi konsep menawarkan jarak tempuh 270 km.
- Desain eksterior: Tetap mempertahankan gaya prototipe dengan bumper dan lampu sederhana, serta proporsi hatchback mungil.
- Harga: Target di bawah Rp470,6 juta, menempatkannya di segmen EV murah bersama Dacia Spring (Rp385 juta) dan VW ID.Every1 (Rp397 juta).
Berita Terkait
-
Honda Super One Mencoba Peruntungan di Segmen Mobil Listrik
-
Perjalanan Satu Tahun Suzuki Fronx Melampaui Target Penjualan
-
Pemerintah Masih Pelit Insentif Mobil Hybrid Padahal Lebih Realistis Bagi Indonesia
-
GIIAS 2026 Jadi Panggung Mobi Baru Asal China
-
Pesona Mobil Listrik Mirip Suzuki Swift Racikan 'Geng' Wuling, Begini Bocorannya
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester Satu 2026: Inilah Mobil Ujung Tombaknya BYD
-
Mobil 'Kodok' Lahir Kembali, Kini Hadir dengan Mesin Elektrik plus Fitur Canggih
-
Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester Satu 2026: Mobil Daihatsu Apa yang Laris?
-
Honda Super One Mencoba Peruntungan di Segmen Mobil Listrik
-
Menimbang Kelayakan Honda Vario Evo 160 Sebagai Partner Berkendara Harian
-
Solusi Praktis Antar Jemput Anak: 5 Motor Bekas dengan Bagasi Gede, Mulai 5 Jutaan
-
Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester Satu 2026: Ini Daftar Mobil Terlaris Toyota
-
Bahaya Mengintai Pemilik Mobil yang Menunda Blokir STNK Setelah Kendaraan Berpindah Tangan
-
Cara Membedakan Oli Asli dan Palsu, Simak Ciri-Ciri yang Wajib Diketahui
-
Cengkeraman Mobil China Semakin Kokoh di Indonesia, Penjualan Melonjak 73,6 Persen