- Pemerintah bersama DPR menyepakati pembukaan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil pada bulan November 2026.
- Pendaftaran seleksi ini bertujuan untuk menyeimbangkan komposisi pegawai serta mengawal berbagai program prioritas pemerintah.
- Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan rincian formasi akan disesuaikan dengan kemampuan fiskal negara.
Suara.com - Pemerintah mengagendakan kembali untuk membuka rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada November 2026.
Keputusan ini diambil setelah adanya kesepakatan antara pemerintah dan DPR dalam pembahasan persoalan kepegawaian.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan, bahwa proses pendaftaran seleksi tersebut dijadwalkan mulai berjalan pada bulan ini.
"Rencana bulan November ini juga akan sudah dilakukan proses pendaftaran ya, Bu Menpan RB nanti yang akan menjadi ketua tim panitianya," kata Prasetyo usai Rapat Koordinasi bersama Pimpinan DPR RI di Komplek Parlemen Senayan, Jumat (6/11/2026).
Menurutnya, rekrutmen CPNS ini mendesak dilakukan untuk menjaga keseimbangan komposisi pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan pemerintahan akibat adanya pegawai yang memasuki masa pensiun setiap tahunnya.
Selain itu, penambahan aparatur baru juga krusial guna mengawal berbagai program prioritas pemerintah.
"Yang pertama, melakukan penyegaran terhadap komposisi PNS kita karena secara alamiah tentu setiap tahun ada PNS kita yang memasuki usia pensiun," ujarnya.
Ia menambahkan, kebutuhan tenaga aparatur juga berkaitan erat dengan dukungan sumber daya manusia pada program strategis nasional.
"Yang kedua, tentu saja ada program-program pemerintah prioritas yang membutuhkan pengawakan yang oleh karenanya kita bersepakat untuk melakukan rekrutmen CPNS yang akan dilaksanakan tahun ini juga," katanya.
Seiring dengan rencana tersebut, pemerintah mengimbau masyarakat, khususnya generasi muda yang berminat, untuk mulai mempersiapkan diri.
Rincian terkait persyaratan, tahapan pendaftaran, hingga jadwal tes resmi akan diumumkan lebih lanjut oleh pemerintah.
"Jadi bagi adik-adik kita, perlu kami sampaikan bahwa dipersilakan untuk mengikuti pengumuman dan juga mempersiapkan diri untuk mengikuti seluruh rangkaian tes yang akan dilaksanakan oleh pemerintah dalam rangka pengangkatan CPNS," tuturnya.
Kendati begitu, pemerintah belum merinci secara detail mengenai jumlah formasi maupun daftar instansi yang akan membuka lowongan.
Prasetyo menegaskan bahwa penentuan kebutuhan pegawai ini nantinya akan disesuaikan secara cermat dengan kemampuan fiskal negara.