Penjualan LCGC Turun 11 Persen pada 2026, Sektor Pembiayaan Buka Suara Soal Penyebabnya

Kamis, 05 November 2026 | 15:00 WIB
Toyota Calya. (OLX)
BACA 10 DETIK
  • Penjualan mobil Low Cost Green Car nasional tahun 2026 mengalami penurunan sekitar tujuh hingga sebelas persen.
  • Tan Chian Hok menyatakan penurunan tersebut terjadi karena konsumen beralih membeli kelas kendaraan yang lebih tinggi.
  • Astra Auto Fest 2026 diselenggarakan di Tangerang untuk menawarkan program pembiayaan dan tukar tambah kendaraan.

Suara.com - Pasar otomotif nasional sepanjang 2026 menunjukkan dinamika menarik di tengah perubahan perilaku konsumen serta tantangan daya beli. Salah satu sorotan utama adalah penurunan angka penjualan di segmen Low Cost Green Car (LCGC) yang merosot sekitar 7 hingga 11 persen.

Pelaku industri menegaskan bahwa tren penurunan ini bukan dipicu oleh pengetatan kriteria kredit maupun masalah kredit macet, melainkan adanya pergeseran tren pasar (shifting).

Co-Project Director Astra Auto Fest 2026 sekaligus Chief Marketing & Sales Officer Astra Credit Companies (ACC), Tan Chian Hok, mengungkapkan penurunan segmen LCGC murni terjadi akibat dinamika konsumen yang mulai naik kelas ke unit kendaraan lebih tinggi. Pihaknya memastikan lembaga pembiayaan tetap memberikan dukungan penuh tanpa memperketat aturan kredit.

"Jika kita melihat penjualan LCGC yang anjlok 7 hingga 11 persen, ini sebenarnya bukan disebabkan oleh faktor pembiayaan, melainkan kemungkinan adanya pergeseran (shifting) dari pasar otomotif. Ada kemungkinan terjadi peralihan konsumen dari unit-unit LCGC naik ke kelas yang lebih tinggi," ujar Tan Chian Hok saat berbicara di acara Media Meet Up Astra Auto Fest 2026, di Jakarta, baru-baru ini.

"Pada prinsipnya, kami tidak mengubah kriteria underwriting untuk LCGC, ketentuannya tetap sama. Baik dari pihak ACC maupun Toyota Astra Finance, kami tetap memberikan dukungan penuh karena kami ingin mewujudkan better living bagi masyarakat yang membeli kendaraan. Jika ditanya apakah ketentuan kami menjadi lebih ketat (strict), jawabannya tidak," tambahnya.

Project Director Astra Auto Fest 2026 sekaligus Chief Marketing Auto2000, Yagimin, menambahkan bahwa pasar otomotif secara keseluruhan tetap tumbuh positif di kuartal akhir 2026. Namun, konsumen kini makin rasional memperhitungkan total biaya kepemilikan (total ownership cost).

"Mengenai alasan mengapa penjualan segmen LCGC mengalami penurunan, kita tidak menampik memang ada tekanan terhadap daya beli masyarakat. Namun, jika kita melihat pasar otomotif secara keseluruhan pada 2026 ini, sebenarnya justru mengalami peningkatan. Hanya saja terjadi pergeseran tren (shifting), khususnya terkait nilai transaksi atau ticket size," jelas Yagimin.

"Konsumen yang sebelumnya cenderung berencana membeli mobil segmen medium-up kini mulai menahan diri dan lebih mempertimbangkan kendaraan dengan harga yang lebih terjangkau. Jadi, masyarakat sebenarnya tetap membutuhkan kendaraan, namun faktor utama yang kini menjadi pertimbangan mereka adalah total ownership cost (total biaya kepemilikan)," ujarnya.

Untuk merangsang pasar, pameran Astra Auto Fest 2026 digelar pada 13 hingga 15 November 2026 di Astra Biz Center, BSD, Tangerang. Ajang ini menawarkan solusi pembiayaan serta program tukar tambah (trade-in) guna meringankan beban pajak progresif dan operasional kendaraan bagi konsumen.

"Saat ini, konsumen yang ingin membeli mobil baru kerap memiliki banyak pertimbangan, seperti beban pajak progresif serta kewajiban biaya pemeliharaan jika memiliki lebih dari satu mobil. Oleh karena itu, solusinya adalah menjual mobil lama untuk digantikan dengan mobil baru. Di Astra Auto Fest, kami menyediakan program trade-in dengan keuntungan yang sangat menarik, seperti penawaran harga taksir yang baik serta cashback dengan total nilai manfaat (value) hingga di atas Rp 20 juta per unit," ujar Yagimin.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com