Rekening Gendut Rafael Alun Trisambodo Terungkap, Nilainya Mencapai Lebih Dari Rp500 Milyar
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) berhasil memblokir dan membekukan 40 rekening milik Rafael Alun yang mencapai lebih dari Rp500 milyar, bahkan dari temuan tersebut, ditengarai akan lebih besar lagi, berikut penjelasan kepala PPATK
SuaraPekanbaru.id - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) berhasil mengungkap sejumlah rekening gendut milik pejabat Direktorat Jenderal Pajak, Rafael Alun Trisambodo.
Tak tanggung-tanggung, jumlah rekening milik Rafael Alun mencapai 40 rekening berbeda.
Hal itu terungkap dari buntut penganiayaan yang dilakukan anaknya, Mario Dandi terhadap David Latumahina anak dari seorang pengurus GP Ansor, beberapa waktu lalu.
Setelah kasus tersebut mencuat dan viral di berbagai laman media sosial, sejumlah pihak pun segera menyelidiki harta kekayaan yang dimiliki keluarga Rafael Alun yang diketahui memiliki gaya hidup mewah.
Atas temuan yang telah dilakukan, PPATK pun segera memblokir rekening milik Rafael Alun.
Tak disangka, dari jumlah rekening yang berhasil dibekukan PPATK, diketahui jumlah uangnya mencapai Rp500 Milyar.
Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana, mengatakan jika rekening-rekening milik Rafael Alun itu kini sudah diblokir.
Baca Juga: 5 Alasan Mengapa Banyak Uang pun Belum Tentu Membuat Kita Bahagia
"Rekening-rekening milik Rafael Alun sudah diblokir oleh PPATK," kata Ivan dilansir dari berbagai sumber.
Lebih lanjut Ivan mengatakan jika rekening-rekening itu meliputi rekening pribadi Rafael, Istri Rafael dan rekening milik putranya Mario Dandy Satrio.
Selain rekening ketiga nama tadi, PPATK pun memblokir rekening lainnya yang diatasnamakan perusahaan atau badan hukum.
Ivan menjelaskan jika nilai transaksi yang berhasil dibekukan oleh pihaknya mencapai lebih dari setengah triliun rupiah.
"Nilai transaksi debit/kredit yang kami bekukan lebih dari Rp500 Milyar," ungkapnya.
Bahkan, menurut Ivan, dari jumlah tersebut ditengarai bisa lebih besar lagi.
"Dan kemungkinan akan bertambah," pungkas Ivan.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Studio DEEN Siap Garap Anime Baru Higurashi: When They Cry Setelah 20 Tahun
-
IHSG Menghijau Lagi Dibuka ke Level 6.000, TPIA dan ASII Mulai Dibeli Asing
-
4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Waktunya Beli, Harga Emas Antam Dua Hari Nggak Berubah Masih Rp2.665.000/Gram
-
Ditempa Sang Waktu: Berapapun Seringnya, Patah Hati itu Tetap Sakit!
-
ASDP Operasikan 29 Kapal untuk Jaga Kelancaran Logistik Ketapang-Gilimanuk
-
Emiten Konstruksi PPRE Catatkan Pendapatan Rp3,9 Triliun Sepanjang 2025
-
3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama