SuaraPekanbaru.id- Sebelum akhir bulan Maret 2023 ini seluruh pejabat yang berada di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru, harus menuntaskan dalam menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2022.
Kendati sudah diberi tenggat waktu, tapi masih ada 98 pejabat yang berada di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, yang disebut belum juga memberikan LHKPN meraka.
Disebutkan kalau sebanyak 12 orang diantara jumlah atersebut adalah mereka yang menjabat sebagai eselon II.
Mereka terdiri dari Sembilan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), satu staf ahli, satu pejabat sudah pensiun namun masih tercatat wajib LHKPN, dan satu pejabat lagi sudah tidak berdinas di Pemkot Pekanbaru.
Dari total keseluruhan yang sudah melakukan itu hanya 146 orang saja yang baru menyelesaikan laporannya. Jika dihitung, ada 244 pejabat Pemkot Pekanbaru yang harus melakukan wajib LHKPN.
Terkait dengan hal ini, dijelaskan oleh Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasution, dirinya tidak ingin para pejabat sampai tidak melaporkan LHKPN atau terlambat sekalipun.
"Kita ingatkan agar para pejabat di lingkungan Pemkot, segera laporkan LHKPN. Apalagi ini sudah rutin setiap tahun," ungkap Indra, dikutip dari Riauonline.co.id jaringan Suara.com, Senin (13/3/2023).
Menurutnya penyampaian LHKPN tersebut adalah salah satu penilaian dari kinerja para pejabat yang ada dan duduk di pemerintah kota.
Menurutnya, pihaknya sudah memberikan surat teguran terhadpa puluhan pejabat yang masih belum melakukan laporan LHKPN.
"Seluruhnya sudah ditegur kemarin, sudah saya tandatangani surat tegurannya supaya mereka segera menyelesaikan ini per 31 Maret," jelas Indra.
Para pejabat harus segera menyelesaikan LHKPN mereka sesuai dengan hasil yang dikeluarkan dari Surat Edaran bertandatangan Pj Wali Kota Pekanbaru, Muflihun.
Mereka harus memenuhi hal itu selambat – lambatnya pada tanggal 28 Februari 2023.
Batas waktu yang diberikan memang lebih cepat dari jadwal yang sudah ditetapkan oleh Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK), yakni 31 Maret 2023.
“Pasti ada sanksi ya minimal teguran tertulis dan itu bisa menghambat dia naik pangkat,"terangnya. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Pasca MPP Pekanbaru Terbakar Muflihun Bilang Perlahan Pelayanan Publik Dibuka, Segera Dipindah ke Gedung C
-
3 Rekomendasi Kuliner Sarapan Pagi di Kota Pekanbaru Bisa Bikin Lidah Bergoyang dan Perut Kenyang
-
Berburu Makanan Khas Riau Bisa di Kota Pekanbaru dan Sekitarnya, Gulai Belacan Hingga Lapek Bugi Wajib Dicocol
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Review Jujur dari Buku Kisah Kota Kita: Merawat Kota, Merawat Rasa
-
Usul Pindah Gerbong: Mengapa Pernyataan Menteri PPPA Memicu Amarah Publik?
-
Menyembuhkan Rasa, Kerentanan dan Mimpi dalam Buku Puisi Pelesir Mimpi
-
Jelang Drawing Piala Asia 2027, Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Potensi Bahaya dari Pot 4
-
Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Devisa Eksportir Wajib Disimpan di Bank Negara
-
Pesantren dan Masa Depan Karakter Bangsa: Jangan-jangan Ini Jawabannya
-
Hewan Kurban Pilih Jantan atau Betina? Ketahui yang Paling Utama Menurut Syariat
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!
-
13 Atlet Panjat Tebing Indonesia Jadikan Seri Wujiang Pemanasan Asian Games