SuaraPekanbaru.id - Pepi Fernando dan Hendro Fernando, dua sosok mantan Teroris ISIS yang terkoneksi langsung di bawah naungan organisasi ISIS Suriah.
Keduanya membahas perjalanan mereka sebagai pelaku teroris di Indonesia.
Dalam Podcast Deddy Corbuzier, Pepy dan Hendro terang-terangan menyebutkan semua kekejian ISIS, termasuk taktik ISIS di Indonesia.
Bos besar sekaligus vokalis Dewa-19, Ahmad Dhani ternyata nyaris menjadi korban Bom Buku pada tahun 2011 silam.
Bahkan, Pepy Fernando terang-terangan bahwa sang Vokalis Dewa-19 itu menjadi target utama yang ia tuju dalam pengeboman.
Tak hanya Ahmad Dani, ternyata ada empat orang tujuan untuk menjadi korban Bom Buku. "Ada Bapak Yapto Suryosumarno, Bapak Ulil Abshar, dan Gories Mere," kata Pepi.
Gereja di Serpong pun menjadi target para ISIS untuk melakukan aksi pengeboman, namun gagal.
“Keburu ketangkep pelakunya hahaha, Alhamdulillah,” ujar Pak Pepi Fernando.
“Kalau bom Serpong meledak, Serpong akan the end, kang Dedy,” lanjut Pak Pepi Fernando.
Baca Juga: Beda Vonis Terdakwa Tragedi Kanjuruhan: Dua Polisi Divonis Bebas Bikin Publik Kecewa
"Karena bom yang dipakai besar seberat 150 kg dan juga terhubung ke pipa-pipa gas. Tentu saja itu sangat mengamcam Serpong pada saat itu," katanya.
"Sedangkan Jobdesc Pak Hendro Fernando adalah bagian pendanaan senjata untuk berlangsungnya aksi pengeboman Buku 2011," katanya.
Hendro Fernando terang-terangan mengaku mendapat dana dari Suriah langsung untuk membeli senjata dari negara Filipina.
“Menghabiskan dana Rp1,3 miliar pada saat itu menjadi dana yang paling besar, dan saya
ketangkep. Sebenarnya ada lagi yang lebih besar hingga menghabiskan dana Rp 7 miliar. Sama-sama gagal akhirnya,” ujar Hendro Fernando.
“Semuanya benar-benar di-setting sedemikian rupa dari Suriah langsung, tapi Alhamdulillah gagal,” lanjutnya. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Portugal Unjuk Gigi Lumat Uzbekistan! Inikah Tahun Kejayaan Ronaldo di Piala Dunia Terakhirnya?
-
Kasus Video JK: Pelapor Ade Armando dan Abu Janda Kecewa Laporannya Dilempar ke Polda Metro
-
IHSG Hancur Lebur! Anjlok 3,56% ke Level 5.883, Asing Ramai Jual BMRI dan DSSA
-
Hakim Sebut Tak Terbukti Berperan Aktif, Raudi Akmal Kini Jadi Tersangka Dana Hibah pariwisata
-
Saat Tentara Harus Pegang Cangkul: Tamparan untuk Birokrasi Sipil Kita
-
Penganiaya Wanita di Bandung Diciduk Polisi, Kapolda Jabar: Pelaku Negatif Narkoba
-
Genset Diesel vs Bensin: Mana yang Lebih Efisien untuk Rumah Tangga saat Mati Listrik?
-
Kapolda Jabar Beberkan Kronologi Lengkap Detik-Detik Penangkapan Buron Taufik Hidayat
-
Bukan Menolak Lirboyo, Ini Sebenarnya yang Terjadi Saat Munas di Ploso
-
Analisis Taktik Afrika Selatan vs Korea Selatan, Siapa Melaju ke 32 Besar?