SuaraPekanbaru.id - Untuk memberikan pendidikan politik bagi siswa sekolah yang merupakan pemilih pemula, Pemerintah Kota Pekanbaru menggelar sosialisasi di SMA Negeri 1 Pekanbaru.
Sosialisasi tersebut dilaksanakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Pekanbaru, Kamis 16 Maret 2023.
Dalam acara tersebut, Kepala Badan Kesbangpol Kota Pekanbaru, Syoffaizal, hadir dan disambut antusias oleh para siswa SMAN 1 Pekanbaru.
Kepada para siswa, Syoffaizal menjelaskan tentang Pemilu, mulai dari tahapannya hingga menggunakan suara. Ia juga mengajak para siswa untuk datang ke TPS pada saat hari H Pemilu.
“Tanggal 14 Februari tahun 2024 nanti itu kan hari libur nasional, jangan digunakan untuk pergi berlibur. Itu adalah waktu untuk kita semua menggunakan hak pilih sebagai warga negara,” ucap Syoffaizal.
Ia mengajak para siswa untuk menggunakan hak pilihnya pada saat Pemilu. Katanya, satu suara yang diberikan akan sangat menentukan nasib Indonesia, Riau dan Pekanbaru pada lima tahun mendatang.
“Suara yang adek-adek miliki sangat berarti, satu suara adek-adek sama nilainya dengan suara presiden, suara rektor yang gelarnya seabrek atau juga suara saudara kita yang nasibnya kurang beruntung,” ujar Syoffaizal.
Ia juga mengingatkan para siswa agar tidak sembarangan dalam menggunakan hak pilih. Sebaiknya mencoblos orang yang betul-betul memiliki komitmen untuk memajukan negara dan daerah.
Ia pun mengatakan tentang data KPU. Katanya, ada 11.667 orang pemilih pemula di Kota Pekanbaru, atau sebesar 40 persen suara berasal dari pemilih pemula.
Baca Juga: 5 Tips Meningkatkan Rasa Percaya Diri, Berani Tampil Beda!
Karena itu, ia berharap, para siswa yang sudah memiliki hak pilih dapat berpartisipasi dalam Pemilu, baik Pemilihan Presiden, Pemilu Legislatif atau juga Pemilihan Kepala Daerah.
“Angka pemilih pemula ini bukan angka yang kecil, kalau dibidik oleh orang yang kurang tepat, ini akan menentukan arah daerah ini, bangsa ini lima tahun ke depannya,” ujar Syoffaizal. ***
Berita Terkait
-
Murid-Murid Tak Lagi Numpang, Dua Gedung Sekolah yang Terbakar Sudah Direnovasi, Ini Kata Kepala Disdik Kota Pekanbaru
-
Banyak Pengendara Angkutan Barang yang Nakal, Dishub Kota Pekanbaru Siap Tegakkan Aturan
-
Gaspol Bangun Kios Sementara Pedagang Pasar Cik Puan Kota Pekanbaru Pasca Kebakaran, Sudah Naik Atap
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan
-
Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan
-
Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta