SuaraPekanbaru.id - Ratusan ribu warganet masih riuh memperbincangkan kandasnya Garuda Nusantara sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.
Penolakan yang dilakukan Gubernur Bali I Wayan Koster dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terhadap Piala Dunia U-20 2023 dinilai warganet sebagai tindakan yang tidak masuk akal.
"Gubernur JATENG dan BALI ini lucu sudah komitmen tanda tangan kok menjelang bulan Piala Dunia U20 tiba-tiba menolak," kata @kopiidol dalam kolom komentar akun Instagram PSSI.
Jika penolakan itu didasarkan pada akan hadirnya Timnas Israel di Piala Dunia U-20 2023, ini yang membuat warganet terheran-heran.
Pasalnya, kata @kopiidol, Israel pernah mengikuti berbagai event yang ada di Indonesia. Pada saat itu tidak ada masalah.
"Asal tahu saja, Delegasi Parlemen Israel sebelumnya pernah datang ke Sidang Majelis Ke-144 Inter-Parliamentary Union (IPU) di BICC, Nusa Dua, Bali, 20–24 Maret 2022," ujar @kopiidol.
Jauh sebelum itu, katanya, pada tahun 2015 pemain bulu tangkis Misha Zilberman juga pernah tampil di Kejuaraan Dunia BWF yang digelar di Istora Senayan.
"Saat itu, sempat ada kendala visa yang menyebabkan Zilberman tertahan di Singapura, meski akhirnya tetap bisa berlaga di Istora," ucapnya.
Selanjutnya, @kopiidol mengatakan, pada 24-26 September 2022, atlet panjat tebing Israel Yuval Shemla juga pernah berlaga di Piala Dunia panjat tebing yang digelar di Jakarta.
Lalu pada Februari lalu, pembalap sepeda Mikhail Yakovlev juga pernah berlaga di kejuaraan dunia UCI Track Nations Cup 2023 yang digelar di Velodrome Jakarta.
Atas semua peristiwa itu, @kopiidol mempertanyakan sikap I Wayan Koster dan Ganjar Pranowo yang menyebabkan Indonesia kandas menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.
Baca Juga: PSM Diambang Juara BRI Liga 1, Bernardo Tavares Malah Ngamuk: Ini Liga Jawa?
Selain Koster dan Ganjar, @kopiidol juga memperinci siapa-siapa saja yang merugikan Indonesia dalam event sepak bola Piala Dunia U-20 2023.
Inilah, kata @kopiidol, Daftar yang Menolak Timnas Israel Bermain di Piala Dunia Indonesia:
1. Gubernur Bali I Wayan Koster
2. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo
3. PDIP
4. PKS
5. PAN
6. MUI
7. BDS Indonesia
8. Medical Emergency Rescue Committee (MER-C)
9. Aqsa Working Group (AWG)
10. Komite Indonesia untuk Solidaritas Dunia Islam (KISDI)
11. Aliansi Solo Raya
Dalam tempo tiga belas jam, @kopiidol meraih dukungan lebih dari 400 warganet lainnya di kolom komentar akun Instagram PSSI. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
Terkini
-
Dituntut Masyarakat, Danantara Jelaskan soal Laporan Keuangan yang Belum Dipublikasi
-
Tumpas Aksi Geng Motor, Polrestabes Makassar Gencarkan Patroli Malam di Titik Rawan
-
Anak Emile Heskey Jadi Pahlawan Manchester City saat Juarai FA Youth Cup
-
Tren Kamera Vintage 2026 : Foto Blur dan Aesthetic ala Gen Z Kini Viral di TikTok
-
Review Off Campus: Tema Persahabatan dan Trauma yang Disajikan Elegan
-
Laporan UNICEF: Satu Anak Palestina Meninggal Tiap Pekan, 85 Persen Ulah Israel
-
Mengenal Lululemon, Tas Premium yang Dicuri di Bandara Soetta sampai Rugi Miliaran
-
Pengamat Sebut Akan Bawa PSI ke Senayan, Agenda Jokowi Keliling Indonesia Bukan Silaturahmi Biasa
-
Ibu Merantau demi Nafkah, Ayah Kandung di Lampung Tega Cabuli Putri Sendiri
-
Victor Osimhen Diminta Tinggalkan Galatasaray demi Liga Champions