SuaraPekanbaru.id- Ketika anak sulit untuk dijakan berpuasa berarti ada kesalahan dari orangtuanya.
Tak sedikit dari orangtua yang mengalami kesulitan, untuk mengajak anaknya melaksanakn puasa wajib di bulan Ramadan.
Tentang perkara tersebut, maka Ustadz Abdul Somad di alam sebuah ceramahnya menyampaikan hal yang jadi penyebab anak susah diajak sholat da juga puasa.
Menurut Ustadz Abdul Somad jika ada anak yang masihsulit sulit untuk diajak beribadah shilat dan berpuasa berarti salah orangtuanya. Maka dari iut pentingnya peran orangtua, untuk mengetahui faktor apa yang menjadikan mereka sulit untuk melaksanakn kewajiban sholat dan puasa.
Jangan sampai orangtua menyesal dikemudian hari, kakrena tidak bisa mendidik anak-anaknya.
Dalam sebuah ceramah Ustadz Abdul Somad di akun Tiktok @menuju_kebaikan24, dia mengatakan kalau anak adalah anugerah dari Allah SWT yang dititipkan kepada semua manusia.
Maka wajib hukumnya untuk orangtua memberikan pelajaran kepada anak-anaknya dengan halyang diperintahkan dan dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.
Satu diantaranya adalah dengan cara menanamkan Pendidikan agama, atau memasukan mereka ke sekolah agama untuk mendapatkan ilmu yang cukup. Hal itu kata Ustadz Abdul Somad, bisa membuat seorang anak berubah.
Jangan sampai orang tua melakukan kesalahan terbesar ketika mendidik anaknya. Termasuk kata Ustadz Abdul Somad yang bisa membuat anak sulit sholat dan berpuasa, adalah dengan cara memberikan mereka makan dari hasil yang haram.
Baca Juga: Inspirasi Ramadhan: Pasien Sakit Jantung Sembuh Setelah Jalankan Ibadah Puasa
Setipa makanan yang diberikan kepada anak dari hasul yang haram, maka makanan tersebut akan menjadi tetesan darah, masuk ke dalam jantung lalu naik ke otak.
"Sepiring nasi menjadi setetes darah, setetes darah masuk kedalam jantung, dari jantung disemburkan naik ke otak,” terang Ustadz Abdul Somad.
Pria yang akrab disapa UAS ini juga mengatakan kalau disaat darah itu naik ke otak, maka otak menjadi ‘hitam’
Maka faktor inilah yang bisa membuat anak sangat sulit diajak untuk melakukan perintah ibadah.
Sehingga pesan dari Ustadz Abdul Somad wajib dan berhati-hati ketika memberikan makanan kepada anak. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Perhatikan Kesehatan! Jangan Sampai Pedagang di Pasar Ramadhan Kena Sidak Pj Wali Kota Pekanbaru
-
Ustadz Abdul Somad Bagaimana Cara Membayar Puasa Ramadan yang Telah Lewat Bertahun-tahun, Begini Katanya
-
WNA Malaysia Punya Identitas Penduduk WNI dari Disdukcapil Bengkalis, Dipakai Bikin Usaha Tambang di Pekanbaru
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
Terkini
-
3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Apa yang akan Dilakukan Pemerintah Indonesia?
-
Daftar Harga Samsung Galaxy A57 di Indonesia Terungkap, Tambah Mahal Hampir Rp2 Juta
-
Konflik Timur Tengah Ganggu Pariwisata RI, 770 Penerbangan Batal dan Potensi 60 Ribu Wisman Hilang
-
Targetkan 17,6 Juta Wisman di 2026, Menpar Siapkan Strategi Mitigasi di Tengah Gejolak Global
-
7 Rekomendasi Sepatu Bata Stylish untuk Harian, Nyaman dan Ramah di Kantong
-
5 Drama Korea Terpopuler di Bulan Maret 2026, Ada Drama Baru Ju Ji-hoon
-
Jaga Elastisitas Kulit dengan 4 Body Butter Vitamin E, Bye Kulit Kering!
-
Transformasi Kerja dan Efisiensi Energi Keniscayaan di Tengah Dinamika Global
-
Teror Granat di Kantor BPN Makassar
-
Bantah Pernyataan Nadiem, Jaksa Sebut Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan di Pengadaan Chromebook