SUARA PEKANBARU- Buya Yahya mengingatkan soal cara berpakian yang benar dan baik seusia yang diajarkan oleh Islam.
Dalam sebuah kajian ilmu bersama Buya Yahya, dibahas tentang cara berpakain bagi para wanita muslim yang sesuai dengan Islam. Menurutnya dalam syariat Islam ada tata cara berpakaian bagi para wanita, yang tidak hanya sekedar menutup aurat saja.
Namun ada beberapa hal yang ahrus diperhatikan. Buya Yahya mengatakan, satu hal yang secara pasti dalam menggunakan pakaian menrut Islam, terutama bagi wanita haruslah menutup aurat. Jika tidak maka ada dosa yang ditanggung.
“Lantaran mereka melanggar yang disyariatkan oleh agama Islam, alias hukumnya haram,” begitu kata Buya Yahya tegas mengatakan.
Selain haya menutup aurat tubuh wanita, ada satu hal lainnya yang bisa menimbulkan dosa bagi wanita dalam menggunakan cara berpakaian.
Buya Yahya menjelaskan cara berpakaian tersebut yakni menampilkan lekuk tubuh. Hal itu tetaplah dilarang hukumnya, kendati aurat sudah tertutup.
“Cara berpakaian tampilkan lekuk tubuh itu dosa,” begitu penjelasan Buya Yahya, dikutip dari Tiktok @farrisah, Selasa (4/4/2023).
Kendari sudah menutup aurat, namaun pakaian wanita yang masihsaja menampilkan lekuk tubuh maka hukumnya haram.
“Sebab berpakain tidak hanya sebagai bentuk ibadah terhadap Allah, tetapi juga akhlak, adab, atau etika dalam kehidupan sosial,” jelas Buya Yahya.
“Dalam menutup aurat bukan hanya aurat yang harus di tutup, tetapi hal yang juga harus di ingat adalah lekukan tubuh juga jangan sampai terlihat,” lanjut Buya.
Sehigga bagi para wanita bukan hanya menyembunyikan lekuk tubuh, tapi juga menghilangkan lekuk tubuh dari pakaian yang dikenakan.
Sementara itu kata Buya Yahya dalam ceramahnay itu, memberikan saran khusus kepada wanita yang seperti itu, tidaklah memberikan peringatan atau teguran yang terlalu keras.
Wanita yang dimaksud adalah, mereka yang sedang mencoba berhijrah dan dalam proses tersebut, disarankan untuk tidak terlalu keras saat memberikan teguran atau hanya sekedar mengingatkan saja.
"Dalam irama hijrah pun kita jangan keras-keras. Semoga setelah itu mereka tidak menampilkan lekukan tubuhnya," begitu katanya. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Saran dari Buya Yahya Buat Para Istri yang Kepo Nominal Gaji Suaminya, Tapi Jangan Pelit Juga ke Istri
-
Buya Yahya Bocorkan Rahasia Amalan Doa Pendek Pengkikis Masalah Utang Piutang Setinggi Gunung, Sangat Dahsyat!
-
Jangan Sampai Tahan Ini Kata Buya Yahya Bikin Sholat Tidak Khusyuk, Kalau Terasa Berat Cepat Pisah dari Imam
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Gara-gara Tuduhan Curi Sawit, Nyawa Satpam Way Kanan Melayang di Tangan Tetangga
-
Apa Arti Weton Tibo Loro dalam Rezeki dan Jodoh?
-
Memburu Harta Karun di Perut Bumi Lampung: Misi Survei Gerbera Siap Ungkap Potensi Migas Raksasa
-
Membangun Desa dari Manusianya: Kisah Bli Nyoman dan Desa Sejahtera Astra Les
-
Horor Digital di Kampus Surabaya: Saat AI Disalahgunakan untuk 'Menelanjangi' Harga Diri Mahasiswi
-
Standar Baru Industri Mobil Bekas Focus Motor Hadir di Kawasan Bintaro
-
Bukan Honor Nyanyi! Bebizie Terima Aliran Uang Tambang Terkait Kasus Rita Widyasari
-
Hornet Diminta Dihapus dari App Store dan Play Store, Komdigi Ungkap Masalahnya
-
Jangan Asal Timpa, Dokter Ungkap Cara Re-apply Saat Pakai Tinted Sunscreen
-
Menelisik Garam Palungan Desa Les: Saat Warisan Leluhur Bertahan di Tengah Modernisasi