SUARA PEKANBARU - Umat Islam sedang menjalankan ibadah puasa di Bulan Ramadhan (Ramadan-KBBI).
Dalam menjalankan aktivitas puasa di Bulan Ramadhan ini, umat Islam tidak hanya menahan lapar dan dahaga saja, namun juga menjaga lisan.
Kegiatan yang berpotensi merusak pahala puasa di Bulan Ramadhan, yaitu membicarakan orang lain atau kerap disebut ghibah.
Dalam ceramahnya, Buya Yahya mengungkap bahwa satu di antara ciri orang yang busuk hati adalah suka mencari-cari kejelekan orang lain.
“Hobi buruk orang yang mencari kejelekan orang lain itu sebetulnya karena hatinya jelek, matanya kotor, sehingga bisanya hanya melihat kejelekan orang,” ungkap Buya Yahya.
Ada orang yang mengerti ciri kejelekan orang lain, tapi tidak bisa mengoreksi diri sendiri.
Sebaiknya, biasakan untuk melihat sisi baik orang lain, dan jangan biasa melihat sisi jeleknya.
Buya Yahya mengajak tidak mencari-cari kejelekan orang lain. Allah telah mengancam akan membongkar aibnya.
Dan Allah akan merendahkannya dengan tidak terhormat bagi orang yang mencari-cari kejelekan orang lain.
Baca Juga: Pilih Viral di Dunia atau di Akhirat? Ustadz Adi Hidayat Bilang Allah Bikin Viral Bisa Abadi
Terkadang kita ada di situasi yang mengetahui kejelekan orang lain. Jika berada di posisi tersebut, Buya Yahya mengatakan kita harus sedih karena umat Nabi Muhammad melakukan kesalahan.
Buya Yahya mengingatkan lebih baik mengadukannya pada Allah di tengah malam, dari pada membicarakan keburukan orang lain kepada manusia lainnya.
Buya Yahya juga mengatakan bahwa hidup enak itu gampang asalkan penyakit-penyakit seperti dendam, dengki, dan benci dihilangkan.
"Bayangkan kita tidak pengen tahu dosanya orang, kita pengen melupakan kesalahan orang, kita mudah memaafkan, enak," tambah Buya Yahya. (*/Rima Umul Karimah)
Berita Terkait
-
Apakah Ada Cara untuk Mengembalikan Pahala Puasa yang Hangus? Simak Penjelasan Buya Yahya Berikut
-
Buya Yahya Peringatkan Lawan Jenis Rajin Share Video Ceramah dan Bangunin Tahajud Lewat Pesan Japri: Hati-Hati
-
Ustadz Abdul Somad dan Buya Yahya Cerahkan Debat Kentut Dalam Air Bikin Puasa Batal, Banyak Bahasan Tak Pada Esensinya
-
Sedekah Tapi Pakai Uang Buat Bayar Hutang saat Waktu Sudah Jatuh Tempo, Memang Boleh? Begini Kata Buya Yahya
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
BRI Bersama Holding Ultra Mikro Sudah Layani 33,7 Juta Nasabah Hingga Maret 2026
-
Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Ketua Mualaf Center Indonesia Ungkap Dampak Seriusnya
-
BRI Perkuat Inklusi Keuangan, BRILink Agen Jangkau 80 Persen Desa Indonesia
-
Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci
-
Per Maret 2026, Holding UMi Telah Menjangkau Lebih dari 33,7 Juta Pelaku Usaha
-
Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai
-
Tokoh Yogyakarta Silaturahmi dengan Amir Nasional Muslim Ahmadiyah Indonesia
-
BRILink Agen Capai 1,18 Juta, Perluas Layanan Keuangan hingga Pelosok Desa
-
BRI Pro Ekonomi Kerakyatan, Holding UMi Telah Menjangkau Lebih dari 33,7 Juta Nasabah Pinjaman
-
Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan