SUARA PEKANBARU- Ustadz Adi Hidayat mengingatkan untuk tidak terlalu membanggakan dengan popularitas diri sendiri. Dia juga mengingatakan untuk tidak terlalu bangga dengan seseroang yang menjadi viral dunia.
Pada zaman sekarang, seseorang aatau sesuatu yang terjadi di sekitar lingkungan masyarakat dengan mudah dan cepat bisa menjadi viral.
Terutama untuk seseorang yang ingin menaikan popularitasnya, bisa dengan mudah membuat sebuah video dan viral di lini jagat maya, seperti Instagram, Twitter, Tiktok, Youtube dan beberapa platform lainnya.
Namun hal yang harus diingat ketika seseorang menjadi terkenal dan orang tersebut menjadi viral, adalah atas izin dari Allah.
Melihat situasi seperti itu, maka Ustadz Adi Hidayat memberikan peasn untuk tidak terlalu jumawa dengan Raihan popularitas seseroang.
Menurut Ustadz Adi Hidayat viral di dunia itu hanyalah sementara waktu saja. Tak lebih dari sekedar ketika internet dicopot atau mati, maka hal itu akan lenyap seketika.
“Viral di dunia itu sementara, internetnya diutus udah nggak viral lagi,” kaya Ustadz Adi Hidayat dikutip dari ceramahnya di akun Youtubenya, Rabu (5/4/2023).
Seseorang yang meraih viralnya di dunia perlu diingat kalau itu hanya sesaat dan tidak abadi.
“Kadang-kadang yang viral kemarin kan, sekarang nggak ada lagi. Yang viral tahun lalu sekarang sudah nggak ada ya kan,” kata rpia yang akrab disapa UAH.
“Jadi belum selsai kehidupan sudah hilang juga viralnya,” lanjutnya.
Ustadz Adi Hidayat pun memberitahu kalau viral di akhirat bisa lebih kekal dibandingkan dengan viral di dunia.
Hal yang perlu digaris bawahi kata Ustadz Abdul Somad, ketika Allah yang membuat seseorang menjadi viral maka ada kenangan yang panjang terhadap seseorang tersebut.
“Akhirat itu selamanya, dan biasnaya begini kalau orang-orangyang diviralkan oleh Allah, dan atas kehendak Allah itu abadi melintasi setiap masa,” ungkap UAH. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Pesan Buya Yahya Bagi Orang yang Senang Pelihara Kebiasaan Busuk Ini, Stop Jika Tak Mau Dihinakan Allah SWT
-
Bulan Puasa Masih Bisa Maksiat? Kata Buya Yahya Bukan Akibat Godaan Setan, Tapi Manusia Tak Mampu Lakukan Ini
-
Ceramah Ustadz Abdul Somad Tentang Gaji Istri Lebih Besar dari Suami untuk Bayar Zakat Fitrah, Bisa atau Tidak Hukumnya?
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Sayap Kecil yang Menantang Badai
-
Siapkan Alat Berat, Kementerian PU Bantu Tangani Jalan Provinsi di Gayo Lues