/
Rabu, 05 April 2023 | 20:04 WIB
Pebalap Aprilia Racing, Aleix Espargaro mengaku sangat frustasi berat usai tampil melempem di dua seri awal MotoGP 2023. ((Suara.com/AFP/MANAN VATSYAYANA))

SUARA PEKANBARU - Pebalap Aprilia Racing, Aleix Espargaro gagal menunjukkan performa konsisten di dua seri awal MotoGP 2023.

Aleix Espargaro mengaku sangat frustasi dengan hasil buruk yang diraihnya di awal musim MotoGP 2023 tersebut.

Aleix Espargaro tampak kesulitan untuk bersaing di MotoGP 2023. Sebab, ia hanya mampu finis di posisi 15 di MotoGP Argentina 2023.

Sementara itu, Espargaro juga gagal tampil maksimal di seri perdana MotoGP 2023. Rider berusia 33 tahun itu harus puas finis di urutan ke-9 pada MotoGP Portugal 2023.

Dengan dua hasil yang kurang memuaskan itu, Aleix Espargaro merasa sudah menunjukkan performa terbaik, tetapi selalu mengalami nasib sial di masing-masing seri.

"Ini adalah dua akhir pekan yang sangat membuat frustasi. Saya memiliki kecepatan yang bagus di Portimao (MotoGP Portugal 2023), tetapi tak bisa mendapatkan hasil yang solid," kata Aleix Espargaro, mengutip laman Speedweek, Rabu (5/4/2023).

"(hasil tersebut) sama seperti hal di Argentina di trek kering, tapi kemudian turun hujan," tambah Espargaro.

"Saya agak sedih dan juga kecewa dengan dua akhir pekan pertama ini. Tapi, ini masih musim yang panjang. Saya akan terus percaya pada kesuksesan, masih banyak balapan yang harus dilalui," katanya.

Pebalap asal Spanyol itu mengungkapkan penyebab utama dirinya mengalami kesulitan di MotoGP Argentina 2023.

Baca Juga: Lewati Rekor Gol Legenda Persib, David da Silva Merasa Terhormat

Menurutnya, hujan deras membuat penglihatan terganggu, ditambah pelindung helmnya juga sangat sulit dibuka.

"Sangat sulit untuk melihat pebalap lain di depan Anda dalam semprotan, dan kabu saat hujan. Itu juga tidak mudah dalam hal helm," kata dia.

"Sepeda mengeluarkan banyak panas, tetapi Anda tidak bisa membuka pelindungnya. Sangat sulit untuk menemukan solusi yang baik," tambahnya. (*)

Load More