SUARA PEKANBARU- Sosok pendakwah yang gaul dan memegan ranah kaula muda yang akrab disapaHabib Husein Ja'far Al Hadar atau dipanggil Habib Jafar, mengungkapkan siapa sosok yang tak ingin bekerjsama dengannya.
Habib Jafar adalah sosok pendakwah yang secara blak-blakan memberikan pesannya kepada berbagai kalangan anak muda.
Habib jafar kerap kali mendebetakan tentang perbedaan agama dengan Onadio Leonardo atau Onad, yang memang keduanya sangat terlihat dekat. Mereka berbicara dengan bahasa dan gaya yang ringan serta dengan sesekali bercanda.
Namun belum lama ini. Habib Ja'far turut datang ke salah satu acara televisi. Acara tersebut dipandu oleh Vincent dan Desta.
Habib Ja'far pun diberi sebuahtantangan untuk ambil sebuah kartu dengan tulisan perintah yang mengharuskan dirinya mengatakan hal yang jujur.
Ada pertanyaan yang dibacakan oleh Habib Jafar, dalam tantangan tersebut.
“Ceritakan satu kejadian yang bikin kamu malas atau tidak mau lagi kerja bareng orang tersebut. Ini ada tanda kurung ngga usah di spill namanya," ungkap Habib Ja'far, seperti dikutip dari sebuah tayangan di Tiktok, Kamis (6/4/2023).
Tanpa ada rasa ragu lai, Habib Jafar langsung tebak sebuah nama. Habib Ja'far menyebutkan langsung sosok yang tak ingin lagi utnuk diajak bekerjsama.
"Ngapain ngga usah. Sama Desta,” tegas Habib Ja’far.
Habib Ja'far yang dikenal untuk berdakwah menyiarkan nilai dan agama Islam, sementara Desta dikenal sebagai seorang komedian yang diyan dengan guyonan.
Maka dari hal itulah, pembicaraan Habib Ja'far dan Desta dianggap selalu bisa menghilangkan, keseriusan di dalam dakwahnya.
“Kewibawaan saya terus berkurang, saya kan udah belasan tahun berdakwah ya, ketika ketemu Desta tuh merasa kenapa saya gagal ya? Kayaknya bukan ini passion saya deh," ungkap Habib Ja'far dengan tawa.
Desta yang mendengar jawaban dari Habib Ja’far itu turut tertawa. "Sama ada perasaan kayak, Desta nih ternyata seru juga ya," ungkap Desta.
Kemudian Habib Ja’far menimpali Desta untuk bertukar posisi sebagai penceramah dan komedian.
"Iya. Apa saya saja yang ke sana ya (jadi komedian)" begitu kata Habib Ja'far.
Dalam sebuha kesempatan Habib Ja’far pernah menyampaikan, kalau dirinya bukan hanya berdakwah secara langsung, namun perkembangan media sosial yang terjadi saat ini, betul-betul dia manfaatkan, agar bisa menyentuh para anak muda.
Perkembangan teknologi menjadi panggung yang besar, supaya bisa menyebarkan agama Islam.
"Berdakwah secara online seperti dalam game ini, jauh lebih mudah karena kita bisa persiapkan kata-kata secara efektif. Sehingga tidak perlu lama-lama ngomong panjang lebar, untuk menyampaikan pesan positif dan revolusioner. Tetapi karena tidak ketemu langsung sama audiens, jadi kita harus sampaikan pesan segeneral mungkin, supaya bisa diterima mudah semua golongan," begitu katanya mebeberkan. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Susah Dihentikan, Ini Godaan Besar yang Sering Terjadi Lebih Bahaya dari Zina, Buya Yahya Ingatkan Pahala Puasa Ramadan Bisa Hangus Sia-Sia
-
Bukan Surat Sajdah Tapi Imam Lakukan Sujud Tilawah, Harus Diikuti atau Jangan? Begini Kata Buya Yahya
-
Rahasia dan Kunci Sukses Ustadz Adi Hidayat Biar Dapat Malam Lailatul Qadar, Hal Penting Ini Jangan Sampai Lewat
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati