/
Jum'at, 07 April 2023 | 17:24 WIB
Bupati Kepulauan Meranti Muhammad Adil saat tiba untuk menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (7/4/2023). Muhammad Adil yang berani menyebut Kemenkeu Iblis. (Suara.com/Yaumal)

SUARA PEKANBARU - Bupati Meranti sebut anak buah Sri Mulyani dan Kemenkeu iblis, kini disikat KPK di Pekanbaru.

Benar-benar jadi sorotan publik apa yang dilakukan Bupati Kepulauan Meranti, Muhammad Adil yang dengan berani menyebut anak buah Menteri Keuangan, Sri Mulyani berhati iblis.

Nah sekarang, Muhammad Adil malah disikat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di pekanbaru pada Kamis (6/4/2023) malam.

Muhammad Adil terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT), dengan rentetan penangkapan puluhan pejabat lainnya di lingkungan Pemkab Meranti.

Bukan hanya mereka para terduga yang disikat, KPK juga mengamankan sejumlah uang diduga hasil tindak kejahatan.

Juru Bicara Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri membenarkan jika KPK mengamankan barang bukti berupa uang. 

Akan tetapi tegas Ali Fikri jika KPK belum mengetahui pasti nilai uang yang diamankan sebagai barang bukti OTT.

"Untuk (barang) bukti uang kami pastikan. Jumlahnya masih terus dihitung dan dikonfirmasi kepada beberapa pihak yang diamankan," ungkap Ali, Jumat (7/4/2023).

Sebelum geger penangkapan Muhammad Adil, Bupati Meranti ini pernah membuat heboh dengan pernyataan yang cukup kontroversial.

Baca Juga: Puasa Ramadan Obat Jitu GERD dan Maag, dr Zaidul Akbar Bagikan Ramuan Alami Aman dan Murah

Muhammad Adil pernah menyebut Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berisi iblis.

Alasan Muhammad Adil mengatakan hal itu karena Dana Bagi Hasil (DBH) minyak untuk Kepulauan Meranti dianggap tidak sesuai.

"Sampai saya itu ngomong, ini uang keuangan isinya iblis atau setan," katanya. (*)

Load More