SUARA PEKANBARU - MIRIS! Nenek di Pekanbaru dieksekusi di jalan. Barang paling berharga disikat, korban Melawan, kini urusan polisi.
Seorang nenek menjadi korban tindakan biadab para pemuda pengangguran di Jalan Limbung, Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru, pada Rabu (5/4/2023).
Nenek berusia 52 ini pun dibuat tak berdaya saat kalung dan gelang emasnya disikat para komplotan jambret.
Merasa sudah tak berdaya, korban yang bernama Lisdawati langsung melakukan perlawanan dengan cara melakukan pelaporan pada polisi.
Dan setelah polisi menerima aduhan korban, langsung bergerak cepat dengan memburu para pelaku.
Tak butuh lama bagi polisi untuk meringkus komplotan jambret emas di jalan yang menimpa Lisdawati.
Dikutip pekabaru.suara.com dari Antara, tiga pelaku komplotan jambret diringkus Satreskrim Polresta Pekanbaru.
Kepala SatuanReskrim, Kompol Andrie Setiawan kepada awak media, mengatakan jika ketiga pelaku sudah disikat.
Masing-masing adalah berinisial JP (21) berperan sebagai pengendara sepeda motor. Kemudian inisial A (24) sebagai eksekutor, dan MAM (29) sebagai penjual emas hasil curian.
"Kami sudah amankan dua pelaku spesialis jambret kalung emas dan satu emas sebagai penjual barang curian," terangnya.
Dijelaskan Andrie, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (14/3) sekitar pukul 07.30 WIB saat korban Lisdawati (52) berangkat kerja.
Saat berada di jalan, korban didekati oleh orang tidak dikenal menggunakan sepeda motor dan langsung merampas gelang emas korban.
"Kerugian korban mencapai Rp9,6 juta. Kemudian korban membuat laporan ke Polresta Pekanbaru. Berdasarkan laporan, dilakukanlah penyelidikan," ungkapnya.
Setelah serangkaian penyelidikan, Tim Resmob Jatanras menerima informasi bahwa pelaku jambret berada di Kecamatan Tenayan Raya.
Tanpa mengulur waktu, petugas berhasil mengamankan HP dan MAM.
"Hasil curian itu dijual MAM kepada M yang telah ditetapkan sebagai buronan. Saat ini kasusnya masih penyidikan dan pengembangan," pungkas Andrie. (*)
Berita Terkait
-
Jadwal Sholat, Imsak dan Buka Puasa Ramadhan, Kota Pekanbaru, Sabtu 8 April 2023
-
Awas, Pejabat Dilarang Menerima Parcel atau Bingkisan Lebaran, Ini Surat Edaran Pemko Pekanbaru
-
Pekan Lalu Ada Kendala, Usai Pengecatan 220 Pedagang Segera Menempati TPS Pasar Cik Puan Kota Pekanbaru
-
Pesan Ustadz Abdul Somad Jangan Mudah Tersinggung Nanti Pahala Puasa Habis, Begini Caranya Biar Emosi Tak Meletup
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
Dinsos DIY Tak Buka Posko Aduan Desil, Cari Formula agar Warga Tak Kehilangan Bantuan
-
Dua Kali Gagal, Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan Ketiga Kasus Korupsi MBG
-
Melandai! Hotspot Kalbar Sisa 28, Menhut Ingatkan Pergeseran Titik Api ke Sumatra
-
Hati-hati Terjebak Macet! Puncak Arus Balik Libur Maulid Nabi di Jakarta Terjadi Hari Ini
-
Crazy Rich Cilegon Bagi-bagi Durian ke Ratusan Anak Yatim di Momen HUT PAN ke-28
-
Serang Dihebohkan Kehadiran Verrell Bramasta dan Edison Sitorus
-
Ternyata Ini Penyebab Sukhoi TNI AU "Kebablasan" Keluar Landasan Saat Test Flight
-
Desil Berubah, BPS DIY Akui Data Bisa Melenceng
-
Investor Ambil Cuan, IHSG Tersungkur Hari Ini Tapi Tetap di Level 6.500
-
10 Pantangan Feng Shui Dapur yang Sebaiknya Dihindari, dari Posisi Kompor hingga Sink