SUARA PEKANBARU - Bagaimana jika sisa makanan menempel di gigi dan terasa di mulut saat sudah masuk siang hari, apakah puasa batal? simak penjelasan Buya Yahya.
Pendakwah asal Cirebon itu mendapatkan pertanyaan dari seorang jamaah tentang apakah puasa batal jika sisa makanan di mulut atau di sela-sela gigi terasa di siang hari.
Menurut Buya Yahya, saat menjalankan puasa, kemudian menemukan ada sisa makanan di mulut maupun di sela-sela gigi itu tidak membatalkan puasa.
"Hal itu tidak membatalkan puasa, selagi kita tidak menelan dengan sengaja," kata Buya Yahya, dikutip dari laman resmi buyayahya.org.
Bahkan, Buya Yahya mengatakan, andai memasukkan makanan ke mulut asal tidak ditelan, hal itu tidak membuat puasa batal.
"Hanya saja hukumnya makruh. Makruh itu tidak baik, dan tidak dosa, dan tidak membatalkan puasa," katanya.
Selain itu, Buya Yahya pun menjelaskan, serupa dengan menyikat gigi menggunakan pasta gigi yang hukumnya yakni makruh.
"Kecuali jika kita sikat gigi tanpa pasta gigi, hal itu tidaklah makruh asalkan kita melakukannya sebelum tergelincirnya matahari," kata Buya Yahya.
Akan tetapi, lanjut Buya Yahya, jika menyikat gigi tanpa pasta gigi atau menggunakan siwak setelah tergelincirnya matahari maka menjadi makruh.
Baca Juga: Amplop Berlogo PDIP Dibagikan di Masjid, Pengamat Politik Heran Soal Putusan Bawaslu
"Menurut mazhab Imam Syafi'i yang dikukuhkan, akan tetapi menurut Imam Nawawi hal tersebut tidaklah makruh," ucap Buya Yahya.
Di samping itu, Buya Yahya pun mencontohkan perilaku yang masuk kategori makruh di saat berpuasa.
"Memasukkan makanan ke mulut tanpa ditelan (main-main) lalu tiba-tiba tertelan dengan tidak sengaja, maka hal itu membatalkan puasa, sebab hal yang makruh adalah hal yang hendaknya kita hindari biar pun tidak membatalkan puasa," kata Buya Yahya.
"Yang ditanyakan adalah tentang sisa makanan yang di mulut, memang benar tidak membatalkan puasa asalkan tidak ditelan, dan asalkan sudah bersih mulut kita meski dengan ludah, maka sudah tidak membahayakan puasa kita, karena sesuatu yang suci bisa menjadi bersih cukup dengan ludah," kata Buya Yahya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
Terkini
-
Massa TNTN Kembali Aksi di Kantor Gubernur Riau, Tolak Relokasi!
-
Rekomendasi Water Purifier Philips Untuk Mendapatkan Air Minum Sehat di Rumah
-
Amphuri Kritik Wacana War Tiket Haji: Jangan Abaikan Jemaah yang Antre Puluhan Tahun
-
OKX Ventures dan HashKey Capital Resmi Suntik CAEX Vietnam, Siapkan Modal Rp6 Triliun
-
Italia Batal, PSSI Kantongi Satu Negara Asia Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni
-
4 Model Dispenser Philips Terbaik Dan Hemat Daya
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Survei Terbaru: Sempat Naik Tipis, Popularitas Trump Menukik Efek Selat Hormuz Masih Ditutup
-
Ekspansi Agresif, Laba PT Multi Hanna Kreasindo (MHKI) Tumbuh Solid 24 Persen di 2025
-
6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 12 GB yang Worth Dibeli April 2026