SUARA PEKANBARU - Menjelang Lebaran 2023, gelandangan dan pengemis (Gepeng) di Kota Pekanbaru menjamur seperti tahun-tahun lalu.
Karena itu, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pekanbaru akan terus secara rutin menggelar razia Gepeng. Pihaknya akan terus menyasar sejumlah ruas jalan yang rawan ditempati Gepeng.
"Razia terus kita lakukan secara rutin. Kami juga menggandeng beberapa dinas dan pihak terkait," ujar Kepala Dinsos Kota Pekanbaru Idrus, dikutip Suara Pekanbaru dari laman resminya, Rabu 12 April 2023.
Ia mengatakan, saat ini banyak Gepeng musiman yang menempati sejumlah persimpangan lampu merah. Ada sebagian mereka yang memiliki cara dengan berjualan tisu hingga mengamen.
Gepeng musiman itu kebanyakan datang dari luar Kota Pekanbaru. Mereka melakukan aksinya di persimpangan jalan mengharapkan belas kasih masyarakat.
"Mereka berada di jalan dan lampu merah. Mereka kita amankan, kita minta buat perjanjian untuk tidak mengulang lagi kegiatannya. Bagi yang luar daerah kita pulangkan ke daerah asal," ujarnya.
Padahal, seperti diketahui, 19-25 April 2023 adalah masa libur dan cuti Lebaran bagi ASN Kota Pekanbaru.
Idrus tidak mengatakan timnya akan ikut libur dan cuti lebaran. Yang pasti, pihaknya telah bertekad untuk secara rutin merazia Gepeng di Kota Pekanbaru. (*)
Baca Juga: Selain Cabut SIUP, Kemnaker Ancam Berikan Sanksi Hukum untuk Penyalur CPMI Ilegal
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
10 Film Dokumenter yang Tayang di Netflix Mei 2026, Didominasi Kisah Sepak Bola dan Olahraga
-
Membenahi Percaya Diri di Buku Mind Platter: Kenapa Kita Takut Bersinar?
-
Akui Sakit Gigi di Depan Hakim, Noel Ebenezer Minta Izin ke Dokter Setelah Sidang
-
Pertama Kali, Dompet Dhuafa Hadirkan Program Kurban Unta pada THK 1447 H
-
Misteri Masjid Al Afghani Sukabumi: Habiskan Rp3,6 Miliar APBD, Kini Mangkrak dan Dipenuhi Ilalang
-
Akan Dengar Tuntutan Jaksa, Noel Ebenezer Ngaku Deg-Deg Ser: Ada Rasa Takut
-
The Economist Milik Siapa? Kritik Keras Prabowo, Ada Grup Rothschild dan Agnelli
-
Chef Arnold Naikkan Harga Menu Restorannya karena Dolar, Kena Cibir: Kritik Dong Orang Pilihan Lu!
-
Ngeluh Sakit Gigi Jelang Sidang Tuntutan Kasus Pemerasan K3, Noel: Muka Kayak Digebukin Tahanan!
-
Purbaya Balas Kritik Media The Economist: Lihat Eropa, Harusnya Puji Kita