SUARA PEKANBARU - Kasus kekerasan seksual di lingkungan pendidikan kembali terjadi. Pelakunya adalah seorang guru honorer di Bengkulu.
Jumlah korban yang kebanyakan berstatus siswa, mencapai 19 orang. Pelaku melampiaskan hasrat setannya di ruang kelas, WC masjid, hingga lokasi kemping.
Pelaku adalah guru biadab berinisial KM. Dia secara tegas menyodomi sekitar 19 siswa. Bahkan ada 12 siswa yang mengaku sudah disodomi 32 kali oleh pelaku.
Kepada polisi, KM mengaku hanya membujuk korban dengan nilai bagus. Jika korban sudah menurut, KM langsung memberikan nilai tinggi.
Saat ini ada sekitar 19 siswa yang mengaku menjadi korban KM. Keterangan yang disampaikan Kasatreskrim Polres Bengkulu Utara, Iptu Ardian Yunnan Saputra, Minggu (16/04/2023), pelaku melakukan tindakan kejinya di beberapa lokasi.
"Pelaku (sodomi KM) mengiming-imingi korban dengan memberikan nilai bagus ke muridnya," kata Kasatreskrim.
Dari pemeriksaan, pelaku melakukan aksi bejatnya di delapan lokasi berbeda. Misal, pelaku mengaku menyetubuhi siswanya di kamar tidur pelaku di Desa Bukit Berlian.
Kemudian di ruang kelas 4, ruang kelas 6, Ruang UKS, WC masjid Nurul Huda Desa Bukit Berlian.
Kemudian di lokasi kegiatan perkemahan di SP6 Desa Tanjung Sari serta Kegiatan perkemahan di Desa Pagar Din.
Baca Juga: Eks Pelatih Thailand Sebut Timnas Indonesia U-22 Bukan Kandidat Peraih Emas SEA Games 2023
Pelaku mengaku mulai berbuat biadab sejak 2019 sampai dengan Februari 2023.
Sampai saat ini ada 19 anak mengaku jadi korban. Kemudian 12 korban sodomi mengaku sudah sebanyak 32 kali disodomi.
Sedang ada 7 anak lainnya mengalami pencabulan sebanyak 11 kali. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi
-
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
-
Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas