/
Jum'at, 05 Mei 2023 | 17:31 WIB
Ilustrasi kisah dari fakta kehidupan. Aku gadis usia 20 tahun, jatuh cinta pada duda usia 40 tahunan. Saat dia ku ajak ke rumah, ibuku bukan saja tidak menentang hubungan kami, malah memeluknya. (Fakta Kehidupan)

Perlahan-lahan timbul perasaan suka padanya. Dan kemudian, kami pun sering bersama, atau katakanlah mulai pacaran. 

Karena usianya lebih tua 20 tahun lebih, aku belum memberitahu ibu. Takut ibu menentangnya. 

Tapi beberapa waktu lalu, kami memutuskan untuk menikah. Aku pun kemudian mengajaknya ke rumah, untuk aku perkenalkan kepada ibu dan tidak peduli Ibu setuju atau tidak aku sudah siap dan bertekad menikah dengannya. 

Apa yang terjadi sungguh tak disangka. Ketika ibu melihatnya, ibu justru memeluknya dan menangis. Sontak hal itu pun membuat aku tercengang dan bengong. 

Lalu aku bertanya pada ibu, apa yang terjadi sebenarnya. Apa ibu mengenal dia sebelumnya. 

Akhirnya Ibu pun bercerita tentang masa lalunya. Bertahun-tahun lalu, ibu mengajak adikku berperahu di taman bermain. 

Karena adikku terlalu nakal, sehingga tanpa sengaja jatuh ke sungai. Tepat pada saat itu, dia yang ketika itu juga sedang mengayuh perahu melihat kejadian itu. 

Lalu ia pun segera terjun ke air dan menyelamatkan adikku. Tapi malang, perahunya oleng saat ia terjun. 

Sehingga putrinya terjatuh ke sungai dan ketika diangkat ke atas, putrinya meninggal. Ibu menuturkan, bahwa setelah peristiwa naas itu ia selalu merasa bersalah dan ingin mengucapkan terima kasih. 

Baca Juga: BIKIN NANGIS! Viral Kisah Kakek Tua Diusir Petugas Resto Cepat Saji, Bos yang Melihat Malah Langsung Berlutut

Tapi, ibu tidak tahu dimana pria yang telah menyelamatkan adikku. Dan tak disangka bisa bertemu dalam suasana seperti ini. 

Aku cukup terkejut setelah mengetahuinya. Ibu memintaku agar hubungan kami bisa berlanjut dengan harmonis. 

Tapi apakah pacarku itu bisa menerimanya? Aku tidak tahu apakah hubungan kami harus dilanjutkan atau, Aku menjadi galau gelisah. Dilanjutkan, atau diakhiri? (*)

Sumber: Fakta Kehidupan 

Disclaimer: Konten kisah adalah bersifat hiburan. Tentang kebenaran cerita atau kisah, tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Load More