SUARA PEKANBARU - Trifena Yantika Mariana (28), istri dari seorang anggota polisi, meninggal tragis akibat insiden perampasan di Kota Pekanbaru, Riau.
Pelaku, yang dikenal dengan nama GS atau Wan Kancil (25), telah ditangkap oleh tim Jatanras dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau pada hari Senin (15/5/2023).
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Riau, Kombes Nandang Mu'min Wijaya, mengatakan, jika korban adalah istri dari anggota Direktorat Polairud Polda Riau.
Mendiang Yanti telah menjadi korban perampasan pada hari Jumat (12/5/2023) pukul 11.30 WIB di Jalan Arjuna, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru.
Penyebabnya adalah, saat kejadian, Ibu Bhayangkari tersebut jatuh dari sepeda motor ketika tasnya dijambret dan mengalami cedera serius.
"Korban pertama kali dibawa ke Rumah Sakit Eria Bunda, namun karena luka yang dialaminya cukup parah, dia kemudian dirujuk ke RSUD Arifin Achmad Pekanbaru," kata Nandang.
Akibat luka yang cukup serius, Trifena akhirnya meninggal pada pukul 21.15 WIB akibat pendarahan otak.
Setelah laporan tersebut diterima, tim Jatanras Polda Riau melacak dan menangkap pelaku di rumahnya di Jalan Tambusai, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, pada hari Senin (15/5/2023). Dalam pemeriksaan, pelaku mengaku telah melakukan tindakan perampasan tersebut.
"Pelaku, GS alias Wan Kancil, kini ditahan sebagai tersangka dan dipenjara. Dia dikenal sebagai spesialis perampasan dan masih dalam pemeriksaan," tambah Nandang. (*)
Baca Juga: Tingkah Desta Bersama Banyak Wanita Jadi Penyebab? Caca Sampai Mengaku Down
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli
-
Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?
-
BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT
-
BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan
-
Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum
-
Kanker Paru Masih Mematikan, Navigasi Pasien Dibutuhkan untuk Pangkas Waktu Pengobatan
-
Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Peduli Siapkan Posko Logistik dan Dapur Umum
-
BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan
-
Transaksi Judol Rp2,68 Miliar Terdeteksi di Keluarga Penerima Bansos Jawa Barat
-
Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli