SUARA PEKANBARU - Sekretaris Daerah Provinsi Riau, SF Hariyanto tak mengucapkan sepatah kata pun kepada awak media usai dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Senin (22/5/2023).
KPK memanggil Sekda Riau untuk memberikan klarifikasi terkait Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) miliknya.
Hariyanto pun dimintai klarifikasi sekitar tiga jam oleh Direktur LHKPN pada Kedeputian Pencegahan dan Monitoring KPK.
Ia diklarifikasi mulai dari pukul 09.00 WIB, dan meninggalkan Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 12.10 WIB.
Usai menjalani klarifikasi, Hariyanto kembali bungkam, dan hanya tersenyum simbul saat awak media bertanya terkait mengapa dirinya sampai dua kali dipanggil KPK untuk klarifikasi harta kekayaannya.
Pemanggilan Sekda Riau tersebut, Senin (22/5/2023) merupakan yang kedua kalinya bagi Hariyanto.
Sebelumnya, Sekda Riau itu sempat dipanggil KPK pada Kamis, (6/4/2023), yang juga terkait klarifikasi LHKPN miliknya.
Hariyanto pun menjadi sorotan warganet, karena keluarganya diduga pamer kemewahan di media sosial atau flexing.
Video yang berisi perayaan ulang tahun putri Hariyanto di sebuah hotel mewah pun beredar di media sosial.
Baca Juga: Dilaporkan Ke MKD Terkait Kasus KDRT, Anggota DPR Fraksi PKS Buka Suara
Video kemewahan pesta ulang tahun ke-17 putrinya Hariyanto tersebut diunggah oleh akun Twitter @PartaiSocmed.
Selain itu, istri Hariyanto juga turut menjadi sorotan lantaran sering pamer koleksi tas mewah hingga foto liburan ke luar negeri. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Pilihan Kendaraan Komersial Ringan di Tengah Isu Impor Pemerintah
-
Berpacu dengan Waktu: 80 Warga Jabar Terjebak di Zona Perang Timur Tengah Menanti Dievakuasi
-
BRI Dorong Kepemilikan Mobil Baru Lewat KKB dengan DP Ringan dan Dukungan Pembiayaan EV
-
Novel Baswedan: Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS Upaya Pembunuhan, Pelaku Terorganisir!
-
Promo BRI KKB Hingga April 2026, Bunga 2,85% Flat dan Proses Pengajuan Serba Digital
-
LG Rilis UltraGear OLED Anyar, Monitor Gaming dengan Refresh Rate 720 Hz
-
Momen Video Call Terakhir, Raffi Ahmad Tenangkan Vidi Aldiano yang Pusing Digugat Miliaran
-
OJK Bakal Rombak Aturan Papan Pemantauan Khusus, Sinyal Positif bagi Investor?
-
Cicilan Ringan dan Tenor Fleksibel, BRI KKB Jadi Solusi Pembiayaan Mobil Baru
-
BRI KKB di BRImo: Kredit Mobil Termasuk EV dengan Bunga Ringan Mulai 2,85%