/
Selasa, 13 Juni 2023 | 14:23 WIB
Puan Maharani dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Dok. derapjuang.id)

SUARA PEKANBARU - Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto bertemu dengan Sekjen Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Minggu (11/6/2023).

Pertemuan ini dilaksanakan, untuk membahas pertemuan Ketua DPP PDIP Puan Maharani dengan Ketua Umum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Dengan begitu, hubungan antara PDIP dan Demokrat belakangan ini tampak hangat, meski bertahun-tahun kedua partai politik itu selalu memanas.

Apalagi, PDIP kini telah mengusung Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden. Sedangkan, Demokrat mendukung Anies Baswedan bersama NasDem dan PKS.

Sebelumnya, Puan Maharani juga menyatakan, kalau nama AHY masuk dalam bursa bakal calon wakil presiden bagi Ganjar Pranowo.

Menarik, sebab rencana ajakan bertemu dari Puan Maharani itu disambut positif oleh Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Presiden ke-6 Indonesia itu menilai, bahwa pertemuan putra sulung dengan putri Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri akan memberikan manfaat.

Lantas bagaimana sikap PKS dan NasDem?

Senada dengan itu, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak mempermasalahkan soal pertemuan Puan-AHY.

Baca Juga: Fakta Polisi di NTT Diduga Perkosa Siswi SMA: Sempat Tipu Orang Tua Korban

Ketua Fraksi PKS DPR RI, Jazuli Juwaini mengaku tidak risau dengan pertemuan tersebut, karena ia meyakini Demokrat telah menyatakan komitmennya untuk mengusung Anies Baswedan sebagai bacapresnya.

"Saya kira tidak mudah untuk balik arah, bali badan, dan seterusnya, kalau diikuti dari pembicaraan di Tim 8, saya kira tiga partai ini cukup solid," kata Jazuli Juwaini.

Senada dengan itu, Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera pun tak mempermasalahkan terkait rencana pertemuan Puan dan AHY.

Menurut Mardani, sekarang ini partai politik memang tengah berlomba-lomba membangun silaturahmi, komunikasi, sinergi, dan kolaborasi.

NasDem Curiga

Sedikit berbeda pandangan dengan Demokrat dan PKS, Ketua DPP Partai NasDem, Effendi Choirie justru menaruh curiga dalam rencana pertemuan Puan dan AHY.

Load More