SUARA PEKANBARU - Insiden matinya listrik Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi. Membuat manajemen Persija Jakarta menyampaikan harapannya ke pengelola stadion.
Selama menggunakan Stadion Patriot, pertandingan uji coba Persija Jakarta vs Ratchaburi FC menjadi momen yang buruk.
Sekitar selama 70 menit, pertandingan yang baru berjalan 13 menit harus dihentikan karena tidak adanya penerangan di dalam stadion.
Tentu saja, pihak manajemen tim berjulukan Macan Kemayoran ingin meminta keterangan alasan listrik Stadion Patriot bisa padam.
Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama (Dirut) Persija, Ambono Janurianto yang dikutip dari kanal resmi Persija Jakarta, Senin (26/6/2023).
"Terlepas dari itu semua harapan kami dari pihak stadion bisa menjelaskan lebih rinci atas matinya lampu (Stadion Patriot)," ungkap Ambono Janurianto.
Pasalnya, Persija Jakarta sudah mengikuti aturan yang berlaku sebagai penyewa stadion dengan baik.
Dalam hal ini, pengelola Stadion Patriot harus bisa lebih teliti dari segi perawatan. Termasuk terhadap instalasi listrik.
"Sebagai pengguna dari stadion, kami harap di kemudian hari bisa melakukan perawatan yang lebih baik. Semoga semua pihak yang terlibat bisa mendapatkan pelajaran dari keadaan ini," paparnya.
Baca Juga: Pertahankan Jihad Ayoub, Kuota Legiun Asing PSS Sleman Komplet
Dirut Persija itu menyampaikan rasa syukurnya tidak ada insiden yang lebih parah selain aliran listrik terputus. Ia juga meminta maaf karena mengecewakan The Jakmania.
"Kami minta maaf ke the Jakmania yang hadir atau menyaksikan di layar kaca," ujarnya.
Terutama kepada Ratchaburi FC sebagai tim tamu yang rela datang ke Indonesia dari Thailand untuk melakukan International Friendly Match dengan Macan Kemayoran.
"Tentunya juga kepada tim tamu kami, Ratchaburi yang bersedia hadir dan mau bersabar sampai pertandingan dimulai lagi," tuturnya.
Setelah lampu stadion kembali nyala meskipun penerangannya tidak normal. Pertandingan dilanjut lagi yang membuat Persija berhasil tekuk Ratchaburi dengan skor 1-0.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Beasiswa Digital Talent 2026 Dibuka untuk 2.200 Peserta
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah 2026, Bidan di Belitang Menang Hadiah Mobil
-
Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi
-
Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan
-
Langkah Nyata PTBA Pulihkan Trauma dan Sekolah Rusak Pascabanjir di Sumatera
-
Sudah Melecehkan, Malah Memukul: Jejak Kriminal Mahasiswa Untirta yang Kini Diusir dari Kampus
-
Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK