/
Minggu, 16 Juli 2023 | 15:25 WIB
Dua orang sedang mengecek ribuan amunisi yang ditemukan di Alur Perairan Dermaga PT SBI Desa Bonsayur, Kecamatan Cilacap, Sabtu (15/7/2023). (ANTARA/HO-Dinas Penerangan Koarmada II TNI AL.)

SUARA PEKANBARU - Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Cilacap di bawah Komando Armada II menerima laporan dari masyarakat terkait dengan penemuan ribuan amunisi diduga sisa Perang Dunia II.

Kadispen Koarmada II Kolonel Laut (P) Widyo Sasongko menyebut, laporan itu diterima dari dua nelayan tradisional yang menemukan ribuan amunisi tersebut.

"Dua nelayan tradisional bernama Mukmin (35), dan Surono (45) menemukan ribuan amunisi di Alur Perairan Dermaga PT SBI Desa Bonsayur, Kecamatan Cilacap, Sabtu (15/7)," kata Widyo.

Kronologi ditemukannya ribuan amunisi tersebut, dikatakan Widyo, berawal dari dua nelayan yang sedang melakukan penyelaman di lokasi penemuan.

Keduanya lalu menemukan amunisi berkaliber 12,7 mm dan 7,62 mm di perairan Dermaga PT SBI tersebut.

Selain itu, ditemukan juga lempengan besi di sekitar kapal besi tenggelam, yang diduga bekas kapal perang pada Perang Dunia II.

Barang yang berhasil dikumpulkan dari temuan itu berupa peluru dalam kondisi serbuk amunisi yang sudah dibuang, dan antara selongsong serta proyektil terpisah.

Laporan itu kemudian ditindaklanjuti pada Minggu (16/7), Lanal Cilacap bersama Underwater Documentary Team (UDT) Puskopaska melaksanakan pengamanan di area lokasi temuan.

"Pengaman guna menjaga kemungkinan senjata atau AMO yang masih tersisa di sekitar titik penemuan, dan menghindari penyalahgunaan dari pencurian penyelam lokal," katanya. (*/ANTARA)

Baca Juga: Kerusuhan Suporter di Laga Persik vs Arema, Erick Thohir: Apa Kita Mau Dihukum Lagi?

Load More