- BMKG menyatakan hujan di Jakarta pada Mei 2026 merupakan variasi cuaca lazim akibat pengaruh dinamika atmosfer regional.
- Perbedaan waktu masuk musim kemarau di wilayah Jakarta terjadi secara bertahap sejak Mei hingga akhir bulan.
- Seluruh wilayah Indonesia tidak mengalami musim hujan maupun kemarau secara serentak karena perbedaan periode waktu tahunan.
Suara.com - Hujan yang masih mengguyur sejumlah wilayah, termasuk Jakarta dan sekitarnya, di saat sebagian daerah lain mulai memasuki musim kemarau, memunculkan pertanyaan publik.
Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, menegaskan kondisi tersebut bukanlah kejanggalan.
“BMKG menyampaikan masuknya musim kemarau secara bertahap di Indonesia, dengan periode masuknya yang berbeda-beda setiap wilayah,” ujar Ardhasena kepada Suara.com, Rabu (6/5/2026).
"Tidak pernah musim hujan dan kemarau terjadi secara serentak di Indonesia," lanjutnya.
Ia menjelaskan, hujan yang masih terjadi di wilayah Jawa bagian barat, termasuk Jakarta, dipicu oleh dinamika atmosfer skala regional.
“Hujan yang terjadi belakangan di Jawa bagian barat termasuk Jakarta karena pengaruh gelombang Equatorial Rossby dan MJO yang menyusul belakangan,” jelasnya.
Lebih rinci, Ardhasena menyebut perbedaan waktu masuk kemarau bahkan terjadi dalam satu wilayah yang sama seperti Jakarta.
Ia memaparkan, Jakarta bagian utara saat ini sudah terjadi kemarau.
Sementara Jakarta bagian tengah baru akan masuk musim kemarau pada dasarian II bulan Mei. Kemudian Jakarta bagian selatan baru akan kemarau pada dasarian III bulan Mei.
Baca Juga: Musim Kemarau Sudah Datang, Tapi Kok Masih Hujan? Ini Penjelasan BMKG
Terkait kondisi tersebut, BMKG memastikan fenomena hujan di tengah masa peralihan ini merupakan variasi yang lazim terjadi setiap tahun.
“Anomali hujan ini sementara, variasi intraseasonal. Ini terjadi setiap tahun, ada variasi dalam musim hujan maupun musim kemarau,” tegas Ardhasena.
Sebelumnya, BMKG memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia memang mulai memasuki musim kemarau 2026 secara bertahap sejak April hingga Juni.
Berita Terkait
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
Imbas Tembok Sekolah Roboh, Seluruh Siswa SDN Tebet Barat 08 Terpaksa Belajar Daring Hari Ini
-
Musim Kemarau Sudah Datang, Tapi Kok Masih Hujan? Ini Penjelasan BMKG
-
4 Perbedaan Utama El Nino dengan Musim Kemarau, Tak Sekadar Lebih Panas
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser