SUARA PEKANBARU - Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun, Panji Gumilang merasa bangga dana Bantuan Operasional Bantuan Sekolah (BOS) tahun 2023 diblokir.
Walaupun rekening milik Panji Gumilang dan Ponpes Al Zaytun sudah diblokir akibat dibocorkan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD.
Hal ini disampaikan Panji Gumilang saat mengisi ceramah sholat Jumat, di Masjid Rahmatan Lil'alamin, Ponpes Al Zaytun, Jumat (21/7/2023).
"Seluruh yang kita simpan di bank itu diumumkan bahwa rekeningnya sekian banyak. Khususnya lagi rekeningnya Panji Gumilang diumumkan lagi ada 15 triliun, ini sesuatu yang sulit dimengerti," ungkap Panji Gumilang.
Setelah menyinggung Mahfud MD, Panji Gumilang berbicara tahun 2023 ini tidak akan mendapatkan kucuran dana BOS.
"Kita mendapat dana BOS, untuk tahun ini yang semestinya bisa diturunkan lagi kekurangannya juga terblokir, jadi nggak turun," ujarnya.
Tentu saja pembahasan tersebut membuat pernyataan Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil disinggung Panji Gumilang yang menganggap Ponpes Al Zaytun sudah merugikan keuangan negara.
Pasalnya, pernyataan Ridwan Kamil saat mengundang Panji Gumilang. Salah satunya membicarakan soal dana BOS dari negara dikelola oleh Al Zaytun.
"Kalau kita ikuti celotehan daripada Gubernur Jawa Barat (Ridwan Kamil). Ada berbicara tentang dana-dana negara yang dikelola oleh Al Zaytun," tuturnya.
Baca Juga: Jubir Anies Pertanyakan Sowan Budiman Sudjatmiko ke Prabowo: Ini Disuruh Bu Mega atau Pak Jokowi?
Sontak saja Panji Gumilang tidak ingin Al Zaytun memberatkan negara. Membuat ia senang apabila yayasan miliknya tidak dapat dana BOS.
"Barang kali dana BOS ini, saya gembira dana BOS ditahan, tidak diberikan, sangat gembira," kata pimpinan Al Zaytun itu.
Sebab, saat baru berdirinya Ponpes Al Zaytun, pihaknya tidak pernah dapat dana BOS dari pemerintah. Membuat Al Zaytun merangkak secara mandiri.
"Tidak usah sedih, mengapa? Tidak perlu sedih, untuk apa sedih? Waktu berdiri juga nggak dapat apa-apa," tegasnya.
Kendati demikian, persoalan terkait pengelolaan keuangan di Al Zaytun saat ini terus diserang oleh berbagai pihak.
Membuat Panji Gumilang tidak percaya lagi dan menyuruh jajaran dan para santri Al Zaytun jangan menyimpan uang di bank karena dianggap tidak bisa menjaga amanah nasabahnya dengan baik.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan
-
Wall Street Langsung Pecah Rekor Setelah Harga Minyak Anjlok
-
Trump Akan Temui Xi Jinping Bahas Perang Iran, Harga Minyak Dunia Turun
-
Wishlist Menumpuk? Saatnya Checkout Produk Kecantikan hingga Kesehatan di Sini: Diskon hingga 70%!
-
Tambah 50 Persen Kuota BBM, Pertamina Klaim Stok untuk Riau Aman
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Hanya Tersisa Golok dan Motor: Aminudin Hilang di Balik Rimbun Eceng Gondok Way Rarem
-
BSI Tebar Dividen Rp1,51 Triliun dan Angkat Komisaris Baru
-
Dari Sejak Dini, Aksi Kecil Anak-Anak Menanam Bibit Tanaman Bisa Jadi Harapan Besar bagi Bumi
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!