SUARA PEKANBARU - Baru-baru ini galangan kapal bisnis Panji Gumilang di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun disegel oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu.
Untuk mengenali lebih jauh perihal fakta-fakta pada galangan kapal di Ponpes Al Zaytun bisa simak di bawah ini!
Diketahui, galangan kapal terletak di Jalan Kertawinangun Blok Cibiuk, Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu sebagai bisnis dari Panji Gumilang.
Galangan kapal tersebut langsung dinaungi oleh PT Pelabuhan Samudra Biru Mangun Kencana yang dipimpin oleh Panji Gumilang.
Ternyata adanya galangan kapal, sebagai bisnis yang menjadi cita-citanya Panji Gumilang.
Cita-citanya pun terwujud dengan membuat galangan kapal, untuk menghidupi sektor ekonomi dari segi kelautan dan perikanan pada Ponpes Al Zaytun.
Seperti yang kita ketahui, bahwa Kabupaten Indramayu merupakan salah satu wilayah yang menjadi bagian di Indonesia. Sebagai penggerak ekonomi pada sektor perikanan dan kelautan.
Pantas saja Ponpes Al Zaytun terlihat sangat makmur, yang notabene-nya berada di tengah-tengah hutan dan terafiliasi di Kabupaten Indramayu.
Lebih lagi galangan kapal tersebut dilengkapi mesin dan peralatan yang membantu untuk menjalankan kapal-kapal nelayan yang memiliki kapasitas besar.
Baca Juga: Santainya Gerindra Dengar Nama Cak Imin Masuk Radar Cawapres Ganjar Pranowo
Ukuran pada galangan kapal tersebut juga sangat besar yang bisa menyaingi kapal laut yang sering beroperasi.
Sayangnya kapal tersebut harus disegel Pemkab Indramayu lantaran izin usahanya baru masuk pada Online Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA).
"Izin-izin belum terpenuhi semua malahan baru izinnya ini dari OSS-RBA aja itu baru 29 Desember 2022," ungkap Bupati Indramayu, Nina Agustina dikutip dari METRO TV, Minggu (23/7/2023).
Selain galangan kapal, ada pabrik penggergajian kayu yang sama sekali belum ada izin berdasarkan laporan camat di daerah Al Zaytun.
"Masuklah dari pabrik penggergajian kayu, nah ini saya menyayangkan kok tidak ada izin ke camat ataupun wilayah setempat gitu," tutur Nina Agustina.
Kendati demikian, Pemkab Indramayu akan terus melakukan pengecekan terhadap aset lainnya di Al Zaytun yang diduga merupakan bisnis dari Panji Gumilang.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Promo Minuman dan Camilan Indomaret Mei 2026 Cocok Temani Libur Panjang Bersama Keluarga
-
Long Weekend Mei 2026 Dimulai, Alfamart Tebar Diskon hingga 60 Persen Sampo, Sabun sampai Susu Anak
-
Mumpung Ringgit Lagi Turun? Ini 6 Tips Belanja Barang Branded Malaysia via Entikong
-
Gubernur Banten: RS Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI yang Sedang Dinonaktifkan
-
Lagi Viral di Jakarta, Workshop Keramik dan Melukis Ini Ramai Diburu Saat Long Weekend
-
Ada Hak Khusus? Forum Mahasiswa Indonesia Cium Kejanggalan Tuntutan Kasus Julia Tobing
-
Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?
-
Siap-Siap! Bekasi Bakal Punya Pusat Lifestyle Baru dengan Vibes Alfresco yang Estetik
-
Jaro Ade Ingatkan Dampak Serius Hentikan Tambang: Harga Material Bisa Melonjak 50 Persen
-
Promo QRIS Bank Sumsel Babel Mei 2026, 7 Merchant Kuliner di Palembang Ini Kasih Diskon Makan